Uskup Agung Canterbury Ragukan Keberadaan Tuhan
Jumat, 19 September 2014 | 20:02 WIB
Bristol - Uskup Agung Canterbury dalam sebuah wawancaranya dengan media setempat di Katedral Bristol mengaku mulai meragukan keberadaan Tuhan.
Uskup agung yang bernama Justin Welby menyatakan mengapa Tuhan gagal mencegah ketidakadilan di dunia ini. Dalam wawancara tersebut Welby menyatakan sering menemukan ketidakadilan dalam berbagai peristiwa dan cara. "Ada kala waktunya saya berpikir jika Tuhan itu ada, dimana dia?" ujarnya, Jumat (19/9).
Welby menyatakan apa yang ia sampaikan itu tidak mewakili keuskupan atau umatnya. Ia menyatakan hanya sedang merasa galau dengan keberadaan Tuhan.
Mengutip dari ayat Mazmur 88 yang berkisah tentang keraguan, Welby menjelaskan tentang kehidupan pasang surut imannya. "Ini bukan soal perasaan, ini soal kenyataan bahwa Tuhan itu tetap setia kepada umatnya. Dan hal yang sangat menyentuh saya adalah Tuhan tetap setia ketika kita manusia menolaknya," katanya.
Menurut data dari Gereja Inggris, satu dari empat orang di Inggris Raya merupakan umatnya dan setiap bulan sekitar 1,7 juta mengikuti ibadah dan pelayanan di gereja. Gereja Inggris adalah sebuah denominasi Kristen dan gereja resmi di Inggris. Gereja ini bertindak sebagai 'induk' dan cabang teratas dari Gereja Anglikan seluruh dunia. Secara hirarki, Gereja Inggris terpisah dari Takhta Suci Vatikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




