Koalisi Merah Putih Diharapkan Jadi Oposisi Pembela Kepentingan Publik
Sabtu, 20 September 2014 | 00:39 WIBJakarta - Partai pendukung Koalisi Merah Putih (KMP) akan menjadi partai oposisi dalam pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Partai yang tergabung dalam KMB adalah Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PKS, dan PPP.
Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti mengharapkan KMB menjadi oposisi yang menyuarakan kepentingan publik, bukan menjadi oposisi lantaran balas dendam.
"Mereka ini (KMP) tetap penting untuk menjadi oposisi. Kalau beramai-ramai ke kubu Jokowi-JK, maka cerita lima tahun SBY terulang lagi. Kita hanya sibuk bicara maunya partai bukan maunya rakyat. Cuman saran saya kepada kawan KMP bentuklah oposisi yang didasarkan pada kepentingan publik, bukan karena dendam. Ini akan membuat KMP eksis 5 tahun lagi," ujar Ray di Jakarta pada Jumat (19/9).
Ray melihat langkah-langkah politik yang diambil KMP selama ini lebih karena balas dendam politik, ketidaksukarelaan, ketidaksukaan sehingga langkah-langkah tidak rasional.
"Langkah-langkah ini juga tidak mengindikasikan perjuangan mereka untuk kepentingan publik,"katanya.
Roy juga mengungkapkan bahwa tidak ada yang namanya oposisi melawan kehendak rakyat. Menurut Ray, di mana-mana oposisi menjembatani kepentingan publik yang tidak diakomodasi oleh kekuasaan.
"Ini malah sebaliknya. Publiknya marah dengan oposisi. Karena apa? Karena mereka (KMP) tidak memperjuangkan kepentingan publik. Jika mereka menyuarakan kepentingan publik, maka check and balance dalam demokrasi akan berjalan,"tandasnya.
Ray mengkhawatirkan jika KMP masih seperti sekarang maka fenomena ini merupakan fenomena pertama kali dalam sejarah meng-oposisi itu tidak enak.
Lima tahun pemerintahan SBY, lanjut Ray, oposisi sudah bagus.
"PDI Perjuangan sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Gerindra juga menunjukkan hal bagus sehingga bisa naik dalam pemilu karena pilihan mereka menjadi oposisi dalam pemerintahan SBY. PAN, PKS, PPP, Golkar tidak turun karena mereka masuk dalam kekuasaan," jelas Ray.
Rai yakin jika KMP menempatkan diri menjadi oposisi yang positif, maka mereka akan diperhitungkan dalam pemilu lima tahun lagi.
"Jadilah oposisi positif, maka 5 tahun ke depan kalian bisa mengalahkan PDI Perjuangan," harapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




