Dandim Manokwari: Masih Banyak Senjata Api Beredar di Masyarakat
Sabtu, 20 September 2014 | 01:34 WIB
Manokwari - Komandan Kodim 1703 Manokwari, Papua Barat, Letkol Inf. Stevanus Satrio Aribowo mengakui masih banyak senjata api yang beredar di kalangan masyarakat Manokwari.
"Masyarakat Manokwari menyimpan senjata api untuk digunakan sebagai alat pembayaran mas kawin," kata Letkol Inf. Stevanus Satrio Aribowo yang ditemui di Manokwari, Jumat (19/9).
Dia mengatakan bahwa memiliki, menyimpan, dan menggunakan senjata api tanpa izin dilarang keras oleh ketentuan Undang-undang yang berlaku di Indonesia.
Oleh sebab itu, katanya, masyarakat Manokwari yang masih menyimpan senjata api agar menyerahkannya kepada Kodim untuk dimusnahkan.
Dandim lebih jauh mengatakan, bahwa masyarakat Manokwari sudah saatnya menggunakan uang atau perhiasan untuk pembayaran mas kawin, dan tidak lagi menggunakan senjata api karena sudah bukan zamannya lagi.
Ia berharap kesadaran masyarakat Manokwari yang masih menyimpan senjata api untuk diserahkan kepada pihak TNI maupun Polri agar tidak disalahdigunakan.
Dandim menyampaikan, bahwa peristiwa pembakaran 30 rumah warga Kampung Warngeti Manokwari pekan lalu, merupakan salah satu contoh kecil akibat dari masyarakat menyimpan senjata api, karena pembakaran rumah tersebut bermula dari kasus salah seorang warga salah menggunakan senjata api.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




