Pengakuan Tahanan Mapolsek Pondok Gede yang Melarikan Diri

Selasa, 23 September 2014 | 19:00 WIB
M
B
Penulis: MKL | Editor: B1
Fitri alias Petruk dan Arif Setiawan digelandang petugas ke tahanan di Mapolresta Bekasi Kota, Selasa (23/9) petang.
Fitri alias Petruk dan Arif Setiawan digelandang petugas ke tahanan di Mapolresta Bekasi Kota, Selasa (23/9) petang. (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Bekasi - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bekasi Kota menangkap empat dari enam tahanan Mapolsek Pondok Gede yang melarikan diri. Menurut pengakuan mereka, teralis besi tahanan sudah digergaji sejak sepekan sebelum mereka melarikan diri, Jumat (12/9) subuh lalu.

"Saya bantu gergaji teralis sejak seminggu sebelumnya," ujar Fitri alias Petruk di Mapolresta Bekasi Kota, Selasa (23/9).

Fitri alias Petruk yang merupakan tahanan kasus narkoba, ditangkap di Pademangan Timur, Jakarta Utara. Dia menjelaskan, pada saat menggergaji teralis di kamar mandi, bersama dengan rekan lainnya melakukan aktivitas di kamar mandi. "Ada yang mencuci, ada yang gosok-gosok lantai kamar mandi, biar mengelabui petugas jaga," ungkapnya.

Gergaji besi dibalut dengan dengan kain untuk dijadikan pegangan saat mereka menggergaji teralis dan diselingi dengan bersih-bersih di kamar mandi sehingga petugas jaga tidak merasa curiga.

Dua gergaji besi yang dipasok ke dalam sel, dibawa oleh ibu kandung dari tahanan bernama Andi alias Ketel. "Andi yang pertama kali mengajak kami kabur," kata Fitri.

Setelah teralis sel digergaji pada Jumat (12/9) sekitar pukul 05.00 WIB, mereka sudah melarikan diri dengan menjebol atap gudang yang terbuat dari asbes plastik (fiberglass) melewati Makoramil Pondok Gede dan Puskesmas Pondok Gede.

Sedangkan Arif Setiawan yang merupakan tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hanya tiga hari membantu rekannya menggergaji teralis besi.

Arif Setiawan berhasil ditangkap di sebuah warnet di daerah Chandra Baru, Kecamatan Pondok Melati.

Kedua tahanan ini ditangkap kembali pada Senin (22/9) siang kemarin.

Akibat perbuatannya ini, kepolisian memberi tembakan di kaki para tahanan yang kabur. "Menyesal juga ikut kabur," imbuh Fitri alias Petruk.

Sementara, dua tahanan lainnya yang berhasil ditangkap bernama Edi Saputra alias Aceh dan Andi Ali alias Ketel berhasil ditangkap di wilayah Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (20/9) lalu. Masih ada dua tahanan lagi, yang kini masih diburu kepolisian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon