Bebas Tugas Kerajaan
Menantu Raja Spanyol Dituduh Korupsi
Selasa, 13 Desember 2011 | 17:16 WIB
Keluarga kerajaan amat dihormati di Spanyol
Inaki Urdangarin yang menikah dengan Putri Cristina pada tahun 1999 tengah diselidiki berkaitan dengan penggunaan dana publik yang disalurkan ke yayasan yang dipimpinnya.
Urdangarin menolak tuduhan atas penyelenggaraan acara yang dilakukan sepanjang tahun 2004 hingga 2006. Namun demikian dia menyesal telah ketidaknyamanan yang disebabkannya.
Keluarga kerajaan mempersilahkan untuk dilakukan audit secara terbuka.
Menurut kepala rumah tangga kerajaan Spanyol Rafael Spottorno mengatakan Urdangarin yang mendapat gelar bangsawan Duke of Palma de Mallorca, saat ini berusia 43 tahun setuju dengan pihak istana untuk tidak menjalankan tugas-tugas kerajaan dimasa mendatang.
Mengutup perkataan Spottorno, media masa setempat menyebut perilaku Duke tidak memberikan teladan. Namun dia berhak untuk membuktikan dirinya tidak bersalah.
Masih belum jelas apakah istrinya yang merupakan putri bungsu Raja Juan Carlos I turut terlibat atau tidak.
Detail tuduhan terhadap pangeran tidak dipublikasikan.
Namun media Spanyol menyebutkan Duke yang mantan atlit bola tangan itu menyalahgunakan dana pemerintah daerah sekitar enam juta euro untuk mendanai acara olahraga yang dikelola oleh yayasan non profit miliknya, Noos Institute.
Sebagian uang itu mengalir ke perusahaan miliknya. Duke mundur dari yayasan pada tahun 2006.
Pengacara Duke, Mario Pascual Vives mengatakan kliennya sangat khawatir, sedih dan marah atas pemberitaan media.
"Dia selalu yakin yang dilakukannya tidak menyalahi aturan."
Keluarga kerajaan amat dihormati di Spanyol. Raja Juan Carlos dihormati karena mengarahkan transisi negeri itu dari kediktatoran menjadi demokrasi.
Perdana Menteri Jose Luis Rodrigues Zapatero mengingatkan media untuk menghormati posisi kerajaan dan semua pihak harus menghormati proses pengadilan.
Inaki Urdangarin yang menikah dengan Putri Cristina pada tahun 1999 tengah diselidiki berkaitan dengan penggunaan dana publik yang disalurkan ke yayasan yang dipimpinnya.
Urdangarin menolak tuduhan atas penyelenggaraan acara yang dilakukan sepanjang tahun 2004 hingga 2006. Namun demikian dia menyesal telah ketidaknyamanan yang disebabkannya.
Keluarga kerajaan mempersilahkan untuk dilakukan audit secara terbuka.
Menurut kepala rumah tangga kerajaan Spanyol Rafael Spottorno mengatakan Urdangarin yang mendapat gelar bangsawan Duke of Palma de Mallorca, saat ini berusia 43 tahun setuju dengan pihak istana untuk tidak menjalankan tugas-tugas kerajaan dimasa mendatang.
Mengutup perkataan Spottorno, media masa setempat menyebut perilaku Duke tidak memberikan teladan. Namun dia berhak untuk membuktikan dirinya tidak bersalah.
Masih belum jelas apakah istrinya yang merupakan putri bungsu Raja Juan Carlos I turut terlibat atau tidak.
Detail tuduhan terhadap pangeran tidak dipublikasikan.
Namun media Spanyol menyebutkan Duke yang mantan atlit bola tangan itu menyalahgunakan dana pemerintah daerah sekitar enam juta euro untuk mendanai acara olahraga yang dikelola oleh yayasan non profit miliknya, Noos Institute.
Sebagian uang itu mengalir ke perusahaan miliknya. Duke mundur dari yayasan pada tahun 2006.
Pengacara Duke, Mario Pascual Vives mengatakan kliennya sangat khawatir, sedih dan marah atas pemberitaan media.
"Dia selalu yakin yang dilakukannya tidak menyalahi aturan."
Keluarga kerajaan amat dihormati di Spanyol. Raja Juan Carlos dihormati karena mengarahkan transisi negeri itu dari kediktatoran menjadi demokrasi.
Perdana Menteri Jose Luis Rodrigues Zapatero mengingatkan media untuk menghormati posisi kerajaan dan semua pihak harus menghormati proses pengadilan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




