Lippo Hadirkan Pengobatan Integratif dan Anti Penuaan
Rabu, 24 September 2014 | 17:00 WIB
Jakarta - Lippo Group bekerjasama dengan PT An Ho Biogenesis Prima Indonesia dan Uni-Gene Biotec Inc Taiwan, menghadirkan pengobatan integratif dan anti penuaan. Kerjasama tersebut ditandai dengan hadirnya An Ho Premiere Clinic Indonesia di Aryaduta Suite Semanggi, Jakarta, pada Februari 2015.
Pendirian An Ho Premiere Clinic diinisiasi oleh ahli imunologi dari Taiwan dan PT Biogenesis Prima, yaitu Prof Robert T Y Hsu MD PhD. Klinik tersebut ditujukan khusus
untuk memperbaiki kondisi umum kesehatan sehingga dengan sendirinya dapat mencegah berbagai penyakit dan penuaan dini.
Founder Lippo Group Muchtar Riady mengatakan riset pada genom manusia sangat bergantung pada kemampuan komputer yang sedemikian cepat. Dengan kata lain, riset tentang genom manusia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat dan memberikan pengaruh signifikan bagi dunia kesehatan. Menurutnya, Prof Hsu memiliki keahlian tentang diagnosa
dini untuk mendeteksi kondisi tubuh manusia.
"Saya harap kedatangan Prof Hsu dapat memberikan suatu manfaat bagi teknologi kesehatan di Indonesia," ungkap Mochtar di sela penandatangan kerjasama Lippo Group bekerjasama dengan PT An Ho Biogenesis Prima Indonesia Jakarta dan Uni-Gene Biotec Inc Taiwan, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/9).
Prof Hsu menjelaskan gaya hidup dan lingkungan memicu munculnya berbagai penyakit, demikian pula daya hidup yang sangat berbeda dibandingkan dengan masa lalu. Oleh karena itu, saat ini ilmu kesehatan dan pengobatan semakin berkembang sesuai dengan kebutuhan kesehatan manusia pada umumnya. Apabila dahulu pengobatan hanya untuk mengobati, kini masyarakat semakin sadar untuk pencegahan penyakit dan perbaikan kesehatan manusia.
Dengan demikian, lanjut Prof Hsu, teknologi dan cara pengobatan pun telah bergeser. Apabila dahulu satu obat untuk khalayak umum, kini pengobatan menjadi lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing pasien. Tidak hanya itu, pengobatan yang berkembang saat ini juga lebih mengedepankan integrasi antara pengobatan barat, Tiongkok, natural, dan homeotherapy. Pengobatan tersebut masing-masing memiliki kelebihan sekaligus kekurangannya sendiri.
"Untuk itu, klinik ini secara integratif menggabungkan antara pengobatan fungsional, personal, dan regeneratif. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya pasien kami yang telah sembuh dari penyakit yang berhubungan dengan imunologi, kekronikan, dan bahkan kanker,"
jelas Prof Hsu.
Dalam pengobatan integratif tersebut, Prof Hsu menerapkan pengobatan dengan menyeimbangkan sistem imunitas tubuh dengan menggunakan terapi probiotik. Untuk itu, diperlukan tes menyeluruh melalui pemeriksaan darah untuk mengetahui permasalahan sistem imunitas dan juga menentukan probiotik yang diperlukan dalam pengobatan tersebut. Hal tersebut bukan hanya untuk membantu untuk meningkatkan sistem imunitas bagi pada penderita alergi, tapi juga membantu para penderita kanker untuk meningkatkan imunitas sehingga memperkecil dampak dari kemoterapi yang dijalani.
"Dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh dan menyembuhkan penyakit yang menggerogoti, tubuh pasien tidak akan merasa sakit. Alhasil, pengobatan sendirinya dilakukan dengan cara jauh lebih nyaman," kata dia.
Setelah itu, lanjut Prof Hsu, pengobatan dilanjutnya dengan melakukan terapi regeneratif menggunakan terapi sel. Hal tersebut dilakukan untuk dapat mengembalikan fungsi organ yang telah rusak akibat penyakit diderita ataupun karena usia. Jika terapi sel pada umumnya menggunakan sel tali pusat, di klinik tersebut juga memperkenalkan Sel yang diambil pada usia muda.
"Jika seseorang menyimpan sel pada usia 30 tahun, sel tersebut bisa digunakan untuk pengobatan regeneratif ketika sakit atau membutuhkannya diusia 40 tahun," jelas dia.
Pasien Indonesia
Menurut Prof Hsu, selama ini banyak pasien dari Indonesia yang berobat ke kliniknya di Taiwan. Hal tersebut membuatnya bersedia utnuk membuka kliniknya di Indonesia dan menjadi klinik pertama yang dibuka di luar Taiwan.
Terlebih, pembukaan klinik tersebut mendapatkan dukungan dari Lippo Group yang telah memiliki pengalaman dan jaringan dalam bidang sistem pengobatan. Ia pun berharap klinik pertamanya tersebut akan menjadi pusat pelayanan pengobatan integratif terbaik di dunia.
"Tidak hanya untuk pasien domestik, tapi juga pasien mancanegara yang khusus berobat ke An Ho Clinic Indonesia," ucap Prof Hsu.
Sementara itu, President Director An Ho Premier Clinic Indonesia Dewi Mariana Senduk menjelaskan selain untuk mengobati penyakit, pengobatan integratif tersebut juga diperuntukan untuk menjaga stamina bagi para eksekutif. Agar tidak mudah capek, enerjik, dan tetap fit dalam menjalani rutinitas keseharian.
Untuk mendapatkan pengobatan integrasi tersebut, setiap pasien dikenakan biaya mulai dari US$ 30 ribu untuk satu tahun. Biaya tersebut meliputi pemeriksaan medis keseluruhan, baik darah, urin, dan analisa rambut, serta X-ray, dan pelatihan fisik.
"Biaya ini sama dengan biaya di Taiwan. Namun, pasien dapat berhemat waktu dan biaya karena tidak harus melakukan perjalan kesana," jelas Dewi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




