Transnusa Gagal Mendarat di Bandara Wunopito Lewoleba
Rabu, 24 September 2014 | 23:12 WIB
Transnusa Gagal Mendarat di Bandara Wunopito Lewoleba
Kupang - Pesawat Transnusa Airline yang terbang dari bandara El Tari Kupang menuju Bandara Wunopito Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), gagal mendarat dan kembali mendarat di bandara El Tari Kupang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lembata Viktor Mado Watun, kepada SP di Kupang, Rabu, (24/9) malam.
Viktor Mado saat itu berada didalam pesawat itu dan gagal mendarat hingga akhirnya ikut kembali ke Bandara El Tari Kupang.
Pesawat lepas landas dari Bandara Eltari sekitar pukul 06.00 Wita, Namun pesawat gagal mendarat. Sebab sebuah alat berat jenis eskavator rusak di landasan pacu Bandar Wunopitu.
Keberadaan eskavator itu mengganggu pendaratan pesawat. Pilot Transnusa memutuskan kembali ke Kupang sekitar pukul 08.00 Wita.
"Upaya landing dilakukan sebanyak dua kali tetapi karena eksavator tidak bisa dipindahkan sehingga terpaksa pesawat hanya berputar-putar dan harus kembali ke Bandara Eltari Kupang," kata Viktor Mado.
Viktor Mado, mengatakan, dirinya sempat menelepon kepala bandara untuk memastikan eskavator dipindah dari landasan pacu itu. Sehingga pesawat dapat mendarat besok pagi.
Sejumlah staf di Bandara Wunopito mengatakan alat berat sedianya sedang mengerjakan proyek pelebaran Bandara Lewoleba. Namun kondisinya rusak parah.
"Eskavator yang rusak di tengah landas pacu itu sedang diusahakan untuk dihidupkan agar bisa keluar landas pacu. Peralatan eskavator yang rusak harus dibeli di Surabaya sehingga alat berat itu belum bisa diperbaiki," jawab staf Bandara Wunopito.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




