Rieke: Tidak Bertemunya Mega dan SBY Bukan Alasan Gagalnya PDI-P

Kamis, 2 Oktober 2014 | 14:42 WIB
H
B
Penulis: Hiz | Editor: B1
Anggota fraksi PDI Perjuangan (berdiri) memilih Pilkada langsung saat voting terbuka pengesahan RUU Pilkada di ruang paripurna, gedung Nusantara II, kompleks parlemen senayan, Jakarta, Jumat (26/9) dini hari.
Anggota fraksi PDI Perjuangan (berdiri) memilih Pilkada langsung saat voting terbuka pengesahan RUU Pilkada di ruang paripurna, gedung Nusantara II, kompleks parlemen senayan, Jakarta, Jumat (26/9) dini hari. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Rieke Diah Pitaloka mengatakan persoalan tidak bertemunya Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudoyono tidak bisa disalahkan atas gagalnya PDI-P untuk menggaet Partai Demokrat dalam pengajuan paket pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat pada rapat Kamis (1/10) dinihari.

Menurutnya, pimpinan fraksi sudah cukup untuk menjalankan intruksi partai. Sehingga tidak bertemunya para sepuh kedua partai tersebut bukanlah alasan untuk mereduksi hal yang lebih prinsipil.

"Jadi tidak bisa direduksi, persoalan politik yang begitu besar kemudian direduksi oleh para sepuh yang tidak ingin bertemu," katanya di Kompleks Parlemen di Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (02/10).

Dia melanjutkan, Megawati tidak akan menolak untuk bertemu dengan SBY. Namun, dia mempertanyakan apakah kemudian pertemuan itu bisa menyelesaikan seluruh perseolan.

"Saya tidak jamin itu akan terjadi. Untuk hal-hal prinsip kita memang harus bertahan, ini bukan soal silaturahmi," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon