Polda Metro Jaya Revitalisasi Kring Serse

Selasa, 14 Oktober 2014 | 14:22 WIB
CF
B
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: B1
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sujarno, bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dan Walikota Jakarta Utara Heru Budi Hartono usai acara peluncuran Kring Reserse, Selasa 14 Okt 2014 pagi
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sujarno, bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dan Walikota Jakarta Utara Heru Budi Hartono usai acara peluncuran Kring Reserse, Selasa 14 Okt 2014 pagi (Suara Pembaruan / Carlos Barus)

Jakarta - Polda Metro Jaya beserta seluruh jajaran unit reserse kriminal di tingkat kepolisian resort (Polres) dan kepolisian sektor (Polsek) di wilayah DKI Jakarta akan meningkatkan kemampuan anggota reserse untuk menyelesaikan kasus tindakan kriminal dan anarkis di ibu kota.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Sudjarno, dalam acara "Revitalisasi Kring Serse", di Gedung Ecopark Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/10).

Sebanyak 46 camat, 113 Kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya, dan total 1.435 personel anggota kepolisian dari berbagai jajaran Polda, Polres, dan Polsek se-DKI Jakarta datang dalam acara tersebut.

Sudjarno mengatakan, Kring Serse akan menjadi pedoman pelaksanaan bagi petugas reserse di lapangan agar dapat bertugas sesuai peranannya dan mampu melaksanakan kegiatan reserse, yakni menindak dan merespon tindakan kriminalitas di wilayahnya.

"Ini sebagai bentuk revitalisasi kepada unit reserse kriminal (Reskrim) yang selama ini masih harus lebih sigap dalam menangani kasus kriminalitas, bila ada sisi kelemahan akan kami perbaiki, kami akan evaluasi selalu setiap semester," ujar Sudjarno, Selasa (14/10).

Menurut Sudjarno, Kring Serse sudah ada sejak 1970-an, tapi akan direvitalisasi tahun ini agar berjalan lebih efektif. "Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Kamtibnas pada tahun 2014, tingkat kriminalitas di DKI Jakarta turun sebesar 16 persen dari 27.570 kasus menjadi 23.134 kasus. Namun di sisi lain angka penyelesaian perkara turun 20 persen dari 20.592 kasus menjadi 16.525 kasus." katanya.

"Idealnya crime total turun, penyelesaian dan pengungkapan kasus juga naik, dan penambahan Kring Serse diharapkan dapat membuat penyelesaian kasus naik," Sudjarno.

Sementara itu, Kepala Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Pol Mohammad Iqbal mengatakan, program Kring Reserse merupakan realisasi program Kepala Polda untuk mensinergikan program 'Tiga Pilar' guna menciptakan suasana lingkungan yang kondusif. "Pak Kapolda memerintahkan seluruh jajaran reserse untuk memiliki tanggung jawab wilayah juga, masing-masing wilayah kelurahan memiliki anggota reserse di sana," katanya.

"Gunanya untuk memaksimalkan pencegahan, kan biasanya reserse ini hanya begitu kejadian baru turun, dengan fungsi ini peran Reserse bisa maksimal," ujar Iqbal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon