Pengungsi Sinabung Butuh 1,8 Ton Beras Per Hari

Selasa, 14 Oktober 2014 | 16:39 WIB
AS
B
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: B1
Seorang warga menyaksikan awan raksasa membumbung tinggi dari letusan Gunung Sinabung dari Kabupaten Karo, Senin (13/10).
Seorang warga menyaksikan awan raksasa membumbung tinggi dari letusan Gunung Sinabung dari Kabupaten Karo, Senin (13/10). (AFP Photo / Sutanta Aditya)

Medan - Kebutuhan beras pengungsi letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), diperkirakan mencapai 1,8 ton setiap hari.

"Jumlah tersebut diperuntukkan bagi 3.287 jiwa, yang terdiri dari 1.019 kepala keluarga (KK) di 16 titik pengungsi," kata Pelaksana tugas Bupati Tanah Karo, Terkelin Brahmana di Medan, Selasa (14/10).

Kebutuhan itu akan bertambah jika aktivitas gunung merapi tersebut meningkat. Selain itu, pengungsi juga membutuhkan bantuan pangan lainnya.

"Aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat, terhitung sejak 5 Oktober kemarin. Abu vulkanik hasil erupsi Gunung Sinabung menyebar ke enam kecamatan dan merusak lahan pertanian milik masyarakat," ujarnya.

Tokoh pemuda asal Kabupaten Tanah Karo, Sastroy Bangun (36) mengharapkan, pemerintah bersama aparat membantu masyarakat membersihkan lumpur.

"Jika tidak segera dibersihkan, dikhawatirkan lumpur yang menggenangi pemukiman masyarakat justru menimbulkan bencana baru bagi masyarakat di sana," katanya.

Menurutnya, ancaman penyakit menghantui masyarakat selama musibah bencana gunung meletus. Bencana itu sudah banyak merugikan harta benda dan merusak ratusan hektar lahan pertanian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon