Berikan Bantuan Gempa Bumi Jepang, SBY Diganjar Gelar Kehormatan
Selasa, 14 Oktober 2014 | 17:37 WIBJakarta - Universitas Soka, Jepang menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah figur yang layak diberikan gelar doktor honoris causa atas sejumlah kiprahnya. Salah satu alasan kuat pendiri Universitas Soka menginisiasi hal itu adalah karena Presiden SBY memberikan bantuan dari Indonesia untuk bencana gempa bumi yang dialami Jepang tiga tahun silam.
"Presiden RI dan masyarakat Indonesia telah memberikan berbagai bantuan dan dorongan semangat yang penuh kehangatan kepada masyarakat Jepang pada saat gempa bumi dahsyat yang melanda bagian timur laut Jepang tiga tahun lalu," kata Rektor Universitas Soka, Yoshihisa Baba di Istana Negara pada saat pemberian gelar kepada Presiden SBY, Jakarta, Selasa (14/10).
SBY diberikan gelar doktor honoris causa dalam bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Yoshihisa Baba mengatakan bantuan Indonesia tersebut terus membekas dan diingat sebagai kenangan baik oleh masyarakat Jepang khususnya para korban bencana.
Namun demikian, tak hanya soal inisiatif pemberian bantuan, SBY dianggap sebagai figur yang layak diapresiasi karena dianggap aktif menyerukan pentingnya perdamaian di kawasan. Selain itu di dalam negeri SBY juga sudah cukup malang melintang dalam dunia militer, politik dan birokrasi. Sebelum jadi presiden, SBY juga sempat menjadi menteri dan hingga saat ini dianggap mampu menjaga demokrasi di Indonesia.
"Bapak presiden telah memberikan kontribusi baik dalam berbagai kebijakan diplomatic maupun kebijakan politiknya," demikian ditambahkannya.
Dalam acara tersebut hadir Wakil Presiden Boediono dan Ibu Wakil Presiden Herawati Boediono, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II, Kapolri Sutarmn, KSAL Marsetyo, para staf khusus dan pejabat Universitas Soka. Hadir pula para undangan dari universitas di Jakarta dan rombongan mahasiswa daru Jepang maupun yang sedang belajar di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




