Peserta Tour de Ijen Disuguhi Keindahan Wisata Andalan Banyuwangi
Selasa, 14 Oktober 2014 | 22:41 WIB
Banyuwangi - Para peserta International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) yang akan berlangsung 16-19 Oktober akan disuguhi keindahan panorama sejumlah destinasi wisata. Pemda Banyuwangi dan panitia penyelenggara ITdBI sudah merancang agar kegiatan bersepeda tingkat internasional ini, selain melewati area-area dengan pemandangan menarik, juga akan singgah di beberapa titik wisata andalan Banyuwangi.
Etape pertama dengan jarak tempuh 180,78 kilometer akan start dari Pendopo Kabupaten Banyuwangi dab berakhir di Pantai Pulau Merah. Rute ini akan melewati hamparan sawah dan sejumlah area perkebunan tebu dan buah naga milik masyarakat. Namun keletihan para pembalap pupus kala menyaksikan keidahan pantai Pantai Pulau Merah, dan pesona sunset kala seja menjelang.
Pantai Pulau Merah merupakan pantai indah dengan hamparan pasir putih, juga dikenal dengan ombaknya yang menantang bagi penggemar surfing. Di pantai ini kerap digelar kompetisi selancar internasional.
Pada etape kedua, peserta akan melewati rute yang relatif lebih ringan, berjarak 100 kilometer. Rute yang melintasi sisi selatan Banyuwangi ini akan menyusuri sisi sungai dan saluran irigasi, yang bersebelahan hijaunya persawahan yang membentang, terutama pada ruas antara Kebondalem-Bangorejo. Rute kedua ini diawali dari terminal Jajag dan akan tuntas di Lapangan Maron, Genteng.
Etape ketiga merupakan etape penuh tantangan, karena medannya yang tergolong berat. Para pembalap akan diuji pada trek berjarak 201,7 kilometer, yang akan berawal Kecamatan Muncar dan berakhir di Paltuding, Ijen.
Para peserta akan diuji di tanjakan lereng Gunung Ijen, yang mulai dikenal sebagai tanjakan balap paling ekstrem di Asia. Meski sangat menguras tenaga, rute ini menyuguhkan panorama yang menawan, khas Ijen. Andai masih punya tenaga setelah melewati tanjakan melelahkan ini, peserta tour bisa sejenak menikmati keindahan alam Ijen yang kini mulai mendunia.
Sedangkan pada etape keempat atau yang terakhir, pebalap akan kembali menempuh rute relatif ringan sepanjang 140,5 kilometer. Rute ini berawal dari dari Kecamatan Kalibaru dan akan finish di kantor Pemkab Banyuwangi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, even sport tourism, baik Tour de Ijen maupun surfing sengata dipilih sebagai andalan mempromosikan keunggulan wisata daerah itu. Salah satu pertimbangan karena sport tourism punya dampak multiplier effect sangat besar, yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Banyuwangi. "Kalau masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam menikmati keuntungan dari even ini tentu sangat bagus karena bisa meningkatkan pendapatan," terang MY Bramuda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




