Paramount Luncurkan Pergudangan Bezpark

Kamis, 16 Oktober 2014 | 08:09 WIB
IM
FH
Penulis: Imam Muzakir | Editor: FER
President diretor Paramount Land Ervan Adhi Nugroho dan Corporate secretary Paramount Land Esther Yuanita, saat memberikan penjelasan terkait peluncuran klaster baru Omaha Village, kepada pers, di kantornya, Tangerang, Kamis (10/4)
President diretor Paramount Land Ervan Adhi Nugroho dan Corporate secretary Paramount Land Esther Yuanita, saat memberikan penjelasan terkait peluncuran klaster baru Omaha Village, kepada pers, di kantornya, Tangerang, Kamis (10/4) (Investor Daily/Imam Mudzakir)

Tangerang - PT Paramount Land Tbk meluncurkan proyek pergudangan Bezpark Multipurpose Shophouses, di kawasan industri Balaraja, Tangerang, Banten. Proyek yang menelan investasi Rp 200 miliar tersebut ditawarkan dengan harga Rp 1,81-2,75 miliar per unit.

Pergudangan tersebut dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, dengan total 217 unit, terddiri atas tiga tipe. Ketiga tipe itu adalah tipe 10 x 25 meter persegi dengan luas bangunan 217 meter persegi, tipe 12 x 25 meter persegi dengan luas bangunan 262 meter persegi dan tipe 12 x 30 meter persegi dengan luas bangunan 322 meter persegi. Harga yang ditawarkan Rp 1,81 - Rp 2,75 miliar per unit.

"Bezpark merupakan produk perdana yang diluncurkan sebagai bagian dari sebuah kota mandiri baru seluas 300 ha yang akan dikembangkan Paramount Land di Balaraja," kata Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho, di Tangerang, Rabu (15/10).

Ervan menjelaskan, investasi Bezpark mencapai Rp 200 miliar, dimana saat ini penjualannya sudah mencapai 100 unit. Adapun target penjualan kawasan komersial ini dipatok sebesar Rp 500 miliar.

"Bezpark diluncurkan untuk memenuhi permintaan pasar akan lokasi pergudangan yang terus meningkat di kawasan industri seperti Balaraja," kata dia.

Menurut dia, kelebihan dari pergudangan ini, karena lokasinya strategis di kawasan Balaraja, Tangerang. Lokasi ini dapat dicapai hanya 15 menit dari exit tol Balaraja Barat, dan 60 menit dari Pelabuhan Merak, serta 90 menit dari Pelabuhan Tanjung Priok.

"Selain itu lokasi Bezpark akan dilalui oleh jalan tol baru yang menghubungkan tol BSD/JORR dengan tol bandara Soekarno Hatta," kata dia.

Direktur Marketing Paramount Land Andreas Nawawi menambahkan, Bezpark memiliki desain fleksibel, dengan 9 fungsi yang dapat digunakan sebagai gudang, ruko, kantor, studio, showroom, workshop, pusat distribusi, home industry, bahkan tempat tinggal. Bezpark merupakan proyek pergudangan modern yang dapat dimanfaatkan untuk sektor industri ringan (light industry), bebas polusi dan dikelola secara profesional.

"Balaraja sendiri merupakan new economic hub karena telah memiliki kegiatan perekonomian yang ditunjang oleh infrastruktur memadai. Keunggulan-keunggulan inilah yang membuat Bezpark begitu diminati oleh pembeli," papar Andreas.

Direktur Teknik Paramount Land Aryo Tri Ananto menjelaskan, kelebihan lain dari Bezpark adalah memiliki row jalan dengan lebar 17, 18 dan 20 meter, dan dilengkapi area parkir khusus kontainer untuk memudahkan akses bagi kendaraan besar. Bezpark nantinya akan dikelola secara profesional dan dijamin bebas dari kuli angkut liar.

"Kami ingin menciptakan kawasan pergudangan yang juga nyaman untuk ditinggali. Oleh karena itu kami menyediakan retail outlet, kantin dan mushola, serta ditunjang oleh keamanan 24 jam yang dilengkapi CCTV. Di samping itu, Bezpark dirancang bebas banjir," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon