Jakpro dan Transjakarta Tandatangani MoU Pembangunan 20 SPBG

Kamis, 16 Oktober 2014 | 19:33 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Petugas mengisi BBG di SPBG CNG Kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (7/3).Ingin ikut terjun langsung mengurangi konsumsi BBM, PT Pertamina (Persero) gencar mendorong pemakaian bahan bakar gas (BBG). Produk BBG bernama 'Pertamina Envogas' gencar disosialisasikan. Envogas dijual Rp 3.100 per liter setara premium.
Petugas mengisi BBG di SPBG CNG Kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (7/3).Ingin ikut terjun langsung mengurangi konsumsi BBM, PT Pertamina (Persero) gencar mendorong pemakaian bahan bakar gas (BBG). Produk BBG bernama 'Pertamina Envogas' gencar disosialisasikan. Envogas dijual Rp 3.100 per liter setara premium. (Investor Daily / EMRAL F/EMRAL F)

Jakarta - Untuk meningkatkan pelayanan dan mengimbangi penambahan armada bus Transjakarta, Pemprov DKI akan membangun 20 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG). Ditargetkan pembangunan SPBG tersebut dapat rampung pada akhir  2015.

Rencana tersebut diwujudkan dengan dilakukannya penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (16/10).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, pembangunan SPBG ini dilakukan karena saat ini jumlah SPBG yang melayani bus Transjakarta masih sangat minim. Jumlahnya tidak sebanding dengan bus Transjakarta yang mencapai 400 unit.

"Volume gas baru digunakan sekitar 20 persennya saja. Itu dikarenakan jumlah SPBG sangat minim. Volume gas di Jakarta yang terpakai baru sedikit, sedangkan sisanya masih banyak. Jadi dengan penambahan SPBG ini akan dapat membantu layanan bus Transjakarta, serta mendorong masyarakat juga untuk beralih menggunakan bahan bakar gas," kata Saefullah, saat Penandatanganan Nota Kesepahaman di Bidang Pengembangan SPBG dan Optimalisasi Terminal Transjakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (16/10).

Bila 20 SPBG tersebut sudah selesai dibangun, Saefullah mengungkapkan, ke depan Pemprov DKI akan menyewa kendaraan berbahan bakar gas (BBG) untuk kebutuhan dinas atau layanan publik. Langkah ini dilakukan untuk memberikan contoh kepada masyarakat, agar mau beralih menggunakan BBG.

"Sekarang, kan harga premium akan naik. Tapi harga BBG lebih murah dibandingkan premium. Kalau harga BBG lebih murah, bukan tidak mungkin masyarakat akan beralih ke BBG. Makanya kita memberikan contoh tidak membeli mobil, tapi menyewa mobil dengan BBG," jelas mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini.

Direktur Utama PT Jakpro, Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya siap membangun 20 SPBG, terdiri dari 10 SPBG statis dan 10 SPBG mobile. Pihaknya bekerjasama dengan PT Transjakarta untuk mencari lokasi yang tepat, agar pengisian BBG tidak memakan waktu lama. Paling tidak, lokasi SPBG bisa berdekatan dengan depo Transjakarta.

"Bus Transjakarta kan pemakai utama SPBG ini, makanya kita bekerja sama dengan PT Transjakarta," kata Budi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon