Polisi Belum Tahu Penyandang Dana di Balik Demo Anarkistis FPI
Jumat, 17 Oktober 2014 | 16:07 WIB
Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya belum menemukan siapa aktor intelektual atau penyandang dana aksi anarkistis massa Front Pembela Islam (FPI), di depan Gedung DPRD DKI Jakarta dan Balai Kota DKI Jakarta.
"Belum kami temukan (penyandang dana)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/10).
Dikatakan Heru, pihaknya belum mendapatkan keterangan dan data terkait siapa penyandang dana aksi tersebut.
"Sementara, kami belum mendapat data ke sana. Karena kami juga harus berdasarkan fakta penyidikan dari para tersangka. Belum utuh, belum bulat juga, kami belum bisa membuat keputusan ke arah sana," ungkapnya.
Diketahui, ratusan massa FPI menggelar aksi unjuk rasa menolak Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menjadi gubernur DKI Jakarta, di depan DPRD DKI Jakarta dan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/10) lalu.
Demo yang dipimpin Shahab Anggawi dan Novel Bamu'min itu pun akhirnya berlangsung ricuh dan anarkistis. Massa menyerang petugas dengan batu, kotoran sapi, dan senjata tajam. Sejumlah 16 polisi terluka, salah satunya Kapolsek Gambir, AKBP Putu Putra.
Pasca-aksi anarkistis tersebut, polisi menetapkan 22 orang sebagai tersangka, termasuk Shahab dan Novel. Sebanyak 18 orang ditahan, sementara empat orang wajib lapor karena masih di bawah umur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




