10.000 Taruna Merah Putih Akan Dirikan Posko di Monas Saat Pelantikan Jokowi-JK
Minggu, 19 Oktober 2014 | 18:36 WIBJakarta - Sekitar 10.000 kader Taruna Merah Putih (TMP), organisasi sayap kepemudaan PDI Perjuangan, akan berkumpul di lapangan Monas, Senin (20/10), dan akan mendirikan Posko.
Di Posko itu akan dimeriahkan dengan ragam tarian Nusantara, seperti tarian Dayak dari Kalimantan maupun tarian Batak dari Sumatera Utara. Sejumlah artis yang juga kader TMP, seperti Nico Siahaan dan Edo Kondologit, akan memeriahkan acaranya.
Akan hadir juga sejumlah kepala daerah yang juga kader TMP seperti Bupati Lampung barat Mukhlis Basri, Bupati Tanahbumbu Mardani, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, dan lain-lain.
"Kami berkumpul, kami bersyukur karena dengan Jokowi menjadi presiden, Indonesia memiliki harapan baru," kata Ketua Umum TMP, Maruarar Sirait, di Jakarta, Minggu (19/10).
Harapan baru yang dimaksud, ungkap Maruarar, bukan semata harapan Indonesia yang lebih baik, melainkan juga harapan akan proses demokrasi yang semakin terkonsolidasi dan sistem meritokrasi yang semakin kuat. Dengan hadirnya sosok Jokowi yang awalnya bukan siapa-siapa, maka sipapa pun, termasuk orang-orang yang selama ini kekurangan, punya kesempatan yang sama untuk bisa menjadi pemimpin di Republik ini.
"Jokowi bukan anak presiden, tapi Jokowi bisa jadi presiden. Artinya, siapapun, anak muda manapun, bisa seperti Jokowi asal baik, bisa menjaga kepercayaan, menjaga integritas dan punya kapasitas," kata Ara, sapaan akrabnya.
Jokowi juga menilai Jokowi sebagai seorang negarawan yang bersama Prabowo Subianto baru saja bertemu. Menurutnya, kedua sosok itu telah menampilkan keteladanan kepada publik dan berjiwa negarawan. Prabowo, ternyata juga sama dengan Fauzi Bowo, dua tahun lalu, yang secara ksatria menerima kemenangan Jokowi.
"Tentu saja, ini juga mencerminkan stabilitas politik. Politik stabil, maka ekonomi juga akan stabil, dan ini akan sangat bermanfaat bagi rakyat," ungkap Ara.
Hal yang tak kalah penting, Ara kembali mengingatkan, hadirnya sosok Jokowi sebagai pemimpin baru Indonesia juga tidak lepas dari kenegarawan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Selain berhasil mengkader Jokowi, Megawati juga memberi kesempatan kepada Jokowi untuk maju dalam Pilpres.
Ara juga berterimakasih kepada Presiden SBY yang selama 10 tahun memimpin Indonesia.
"Anak-anak muda perlu perlu belajar dari sikap Jokowi, Prabowo, Megawati, Fauzi Bowo, dan juga SBY. Kita semua berterimakasih pada mereka," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




