November, Canon EOS 7D Mark II Hadir di Indonesia
Senin, 20 Oktober 2014 | 18:01 WIB
Jakarta- Canon melalui distributor tunggal di Indonesia PT Datascrip segera merilis kamera DSLR APS-C, generasi terbaru Canon EOS 7D Mark II.
Kamera yang diperuntukkan bagi penggemar highspeed photography & videography atau fotografer liputan acara serta jurnalistik ini hadir dengan terobosan teknologi dan fitur lebih baik dari generasi sebelumnya.
Canon EOS 7D Mark II dilengkapi dengan prosesor Dual Digic 6, sensor CMOS 20,2 megapiksel, sistem shutter dan mirror terbaru yang menghadirkan kecepatan continuous shooting hingga 10 frame per second (fps), serta sistem AF Cross Type 65 titik.
"Selama ini, Canon EOS 7D telah menjadi primadona dan dikenal sebagai kamera DSLR APS-C yang cepat dan kuat," kata Direktur Divisi Canon PT Datascrip Merry Harun, melalui siaran pers, Senin, (20/10).
Menurut Merry, kecepatan fokus EOS 7D Mark II tergolong istimewa. Para penggemar fotografi aksi cepat, seperti olahraga atau kompetisi balapan akan benar-benar merasakan kehebatan kamera ini. Dilengkapi teknologi ISO tinggi hingga 16.000 dan prosesor Dual Digic 6, gambar yang dihasilkan benar-benar tajam dan bebas dari noise, meskipun foto diambil di kondisi minim cahaya.
"Teknologi Dual Pixel CMOS AF mengusung akurasi dan kecepatan fokus yang tinggi pada saat pengambilan gambar video maupun pemotretan foto dengan fungsi live view," ujar Merry.
Sistem autofocus (AF) Cross Type 65 titik pada Canon EOS 7D Mark II ini menjangkau area yang lebih luas dibandingkan kebanyakan kamera APS-C lainnya. Sistem AF ini mampu mencari dan mengunci fokus di hampir seluruh area bidikan kamera dengan cepat meskipun dalam kondisi pencahayaan yang minim hingga serendah -3EV.
Canon EOS 7D Mark II dilengkapi juga teknologi AF terbaru bernama EOS iTR (intelligent tracking and recognition) yang bekerja beriringan dengan EOS iSA (intelligent subject analysis) untuk menganalisa objek wajah dan warna dalam menentukan pengaturan pemotretan.
Di saat bersamaan, teknologi tersebut turut membuat kamera menjadi lebih mudah dan stabil dalam mengunci warna subjek yang sedang bergerak. Sistem EOS iTR AF akan secara otomatis memilih titik AF yang tepat untuk mempercepat proses penguncian subjek.
Selain itu, dengan teknologi dual pixel CMOS AF yang digunakan, movie servo AF bekerja dengan cepat dan tepat dalam membidik subjek saat merekam video. Saat dipasangkan dengan lensa berteknologi STM (stepping motor), proses fokus menjadi nyaris hampir tidak bersuara.
Tak hanya itu, fitur interval dan bulb timer menjadikan Canon EOS 7D Mark II kamera EOS pertama yang dapat merekam video time-lapse dan pemotretan long-exposure tanpa memerlukan bantuan remote control terpisah. Fungsi high dynamic range (HDR) dan multiple exposure juga ditingkatkan untuk memuaskan kreativitas pemotretan.
EOS 7D Mark II dilengkapi dengan dua slot memory card, CF dan SD. Pengguna dapat memilih menyimpan gambar dan video pada kedua jenis kartu secara bersamaan atau di salah satunya. Kamera ini juga menjadi kamera Canon EOS pertama yang dilengkapi terminal digital USB 3.0 untuk pemindahan data yang lebih cepat.
Dari sisi desainnya, body EOS 7D Mark II terbuat dari magnesium alloy yang kokoh, namun ringan dengan pelapis eksternal yang memiliki ketahanan tinggi terhadap debu dan air.
Kamera ini akan hadir di Indonesia sekitar akhir bulan November dengan kisaran harga, EOS 7D Mark II Body Rp 20.700.000, EOS 7D Mark II dengan lensa EF-S 18-135mm Rp 25.250.000, danEOS 7D Mark II dengan lensa EF-S 15-85mm Rp 29.000.000.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




