Paling Lambat Pekan Depan Berkas Tersangka 2 Guru JIS Lengkap

Rabu, 22 Oktober 2014 | 15:37 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap murid TK Jakarta International School (JIS) Neil Bantleman (tengah), mengahadiri aksi solidaritas sebelum menuju Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan di JIS, Jakarta, Senin (14/7).
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap murid TK Jakarta International School (JIS) Neil Bantleman (tengah), mengahadiri aksi solidaritas sebelum menuju Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan di JIS, Jakarta, Senin (14/7). (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta - Berkas perkara dua tersangka guru Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman dan Ferdinan Michael Tjong, terkait dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak muridnya, belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Merespons hal itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto, mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Menurutnya, pihak kejaksaan masih memproses berkas perkara dan tengah menyusun dakwaan.

"Kami intens koordinasi. Terakhir komunikasi, mereka sedang menyusun dakwaan. Semoga dalam waktu dekat ini berkas bisa diterima kejaksaan (P21)," ujar Heru, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/10).

Dikatakan Heru, pihak kejaksaan juga sudah menyiapkan tim khusus untuk menyusun dakwaan sampai dibawa ke proses persidangan.

"Jaksa yang dipilih sudah satu persepsi hukum dengan penyidik. Dari awal kita sudah bareng kejaksaan, sejak kasus lima tersangka cleaning service sampai dua orang tersangka ini," ungkapnya.

Menurutnya, baik penyidik Polri maupun pihak kejaksaan serius memproses kasus ini.

"Karena kasus ini jadi perhatian dan sorotan nasional dan internasional. Sebentar lagi lengkap, kami sudah koordinasi," bilangnya.

Ia menyampaikan, dalam pemberkasan dan penyusunan dakwaan ada persyaratan formal dan materil yang harus dilengkapi.

"Untuk materil sudah lengkap. Hanya yang formal masih didiskusikan, tidak seberat materil karena sudah satu persepsi. Minggu depan paling lambat (P21)," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon