PM Kanada Bersumpah Perkuat UU Antiteror

Jumat, 24 Oktober 2014 | 01:22 WIB
AF
B
Penulis: Andres Fatubun | Editor: B1
Pemimpin ekonomi Kanada PM Stephen Harper berjalan menuju APEC Leaders Dinner and Cultural Performance di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Senin (7/10) malam.
Pemimpin ekonomi Kanada PM Stephen Harper berjalan menuju APEC Leaders Dinner and Cultural Performance di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Senin (7/10) malam. (Antara/Widodo S. Jusuf)

Ottawa - Perdana Menteri Kanada Stephen Harper bersumpah akan memperkuat UU antiteror di negaranya sehari setelah seorang pria menerobos gedung parlemen dan melepaskan tembakan. Harper menambahkan UU itu akan memberikan kekuatan yang lebih pada penyelidikan dan petugas keamanan.

Kemarin seorang pria bernama Michael Zehaf-Bibeau menembak seeorang tentara di tugu peringata perang Ottawa sebelum menyerang para anggota parlemen. Bibeau akhirnya tewas ditembak oleh petugas keamanan, Sersan Kebin Vickers. Serangan tersebut merupakan yang ketiga dalam tiga hari terakhir.

Berbicara di hadapan anggota parlemen, Kamis (23/10), Harper disambut dengan tepukan tangan meriah dan membuka pertemuan dengan kata-kata " Saya tahu kita akan selalu bersatu menghadapi teror," katanya. Ia menambahkan Bibeau merupakan orang yang terinspirasi gerakan ISIS. Namun sejauh ini polisi belum menemukan bukti keterkaitan tersebut.
Kanada baru saja merencanakan untuk bergabung dengan Amerika Serikat dalam serangan udara melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon