Banjir dan Longsor di Wonosobo, Satu Tewas
Minggu, 18 Desember 2011 | 20:49 WIB
Banjir ini membuat 26 rumah rusak dan 15 diantaranya terseret arus Sungai Putih.
Tanah Longsor di Dusun Sidorejo, Desa Sitieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, hari ini mengakibatkan satu orang korban tewas, empat luka-luka, dan 10 orang belum ditemukan.
Keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan hujan deras di pegunungan Pakuwojo tersebut mengakibatkan longsor dan sebanyak 26 rumah rusak, 15 di antaranya hanyut terseret arus banjir Sungai Putih.
Sebanyak empat korban luka kini dirawat di PKU Wonosobo. Tim SAR dari Wonosobo, Basarnas Jateng, TNI/Polri terpaksa menghentikan pencarian korban karena kondisi tidak memungkinkan.
Kepala Dusun Sidorejo, Aris Fatoni, mengatakan, akibat bencana tersebut 72 keluarga di Dusun Sidorejo mengungsi di Balai Desa Sitieng.
Menurut Aris, karena kondisi gelap pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan pada Senin (19/12).
Camat Kejajar, Faisal, mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB akibat hujan deras sejak 11.00 WIB.
Akibat bencana ini, sebanyak 72 keluarga diungsikan ke balai desa karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jawa Tengah dan Pemda Wonosobo telah melakukan koordinasi untuk penanganan darurat di lokasi. Malam ini logistik dan peralatan dari BNPB dikirim ke lokasi. Pendataan masih terus dilakukan. Penanganan terkendala hujan dan gelap malam hari. Saat ini masih terjadi hujan.
Tanah Longsor di Dusun Sidorejo, Desa Sitieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, hari ini mengakibatkan satu orang korban tewas, empat luka-luka, dan 10 orang belum ditemukan.
Keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan hujan deras di pegunungan Pakuwojo tersebut mengakibatkan longsor dan sebanyak 26 rumah rusak, 15 di antaranya hanyut terseret arus banjir Sungai Putih.
Sebanyak empat korban luka kini dirawat di PKU Wonosobo. Tim SAR dari Wonosobo, Basarnas Jateng, TNI/Polri terpaksa menghentikan pencarian korban karena kondisi tidak memungkinkan.
Kepala Dusun Sidorejo, Aris Fatoni, mengatakan, akibat bencana tersebut 72 keluarga di Dusun Sidorejo mengungsi di Balai Desa Sitieng.
Menurut Aris, karena kondisi gelap pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan pada Senin (19/12).
Camat Kejajar, Faisal, mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB akibat hujan deras sejak 11.00 WIB.
Akibat bencana ini, sebanyak 72 keluarga diungsikan ke balai desa karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jawa Tengah dan Pemda Wonosobo telah melakukan koordinasi untuk penanganan darurat di lokasi. Malam ini logistik dan peralatan dari BNPB dikirim ke lokasi. Pendataan masih terus dilakukan. Penanganan terkendala hujan dan gelap malam hari. Saat ini masih terjadi hujan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




