Menkeu Bambang Brodjonegoro Tak Ingin Banyak Berwacana
Minggu, 26 Oktober 2014 | 20:58 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro yang baru akan dilantik besok menilai selama ini sudah terlalu banyak ide dan wacana mengenai keuangan dan program ekonomi.
Oleh karena itu, di bawah kordinasi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil, Bambang berharap implementasi program dan kordinasi lebih baik.
"Karena kita banyak ide dan wacana bahkan banyak kebijakan tapi di lapangan itu tidak jalan dengan benar, mudah-mudahan dengan kabinet yang orientasinya kerja dan orientasinya pada implementasi ini bisa dilakukan," kata Bambang Brodjonegoro di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Minggu (26/10).
Mantan wakil menteri keuangan pada era Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II ini mengatakan, dirinya belum bisa menjawab program di kementeriannya setelah era Joko Widodo.
Bambang memilih menunggu hasil sidang kabinet besok. Termasuk soal kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Bambang masih memilih menutup mulut.
"Saya pikir semangat kerjasamanya yang paling penting, masing-masing semangat untuk coba realisasikan program-program yang sudah dijanjikan oleh presiden," kata dia lagi.
Dalam kabinet kali ini, Bambang menilai, ahli mikro maupun makro pada komposisi yang benar. Dengan demikian ekonomi mikro, kata dia, harus makun didorong implementasinya.
Ditambahkannya, tak ada pola kabinet soal susunan ahli maupun praktisi ekonomi di kabinet. Namun, yang penting kabinet bisa menjalankan program pemerintahannya dalam hal ini ekonomi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




