Laba Mitra Pinasthika Turun Tipis Jadi Rp 399 Miliar

Selasa, 28 Oktober 2014 | 14:57 WIB
YW
WP
Penulis: Yosi Winosa | Editor: WBP
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) (Istimewa)

Jakarta -Perusahaan di sektor otomotif, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) hingga kuartal-III 2014 mencatatkan laba bersih sebesar Rp 399 miliar atau turun 2,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Turunnya laba grup Saratoga tersebut disebabkan naiknya biaya dana menyusul kenaikan suku bunga.

"Kami bersyukur di tengah situasi ekonomi yang dinamis dan penuh tantangan, perseroan masih tumbuh terutama dengan kenaikan pendapatan yang masih di angka dua digit," kata Direktur Utama Mitra Pinasthika, Koji Shima dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/10).

Adapun pendapatan naik 16,5 persen menjadi Rp 12 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan pendapatan didorong kinerja apik entitas anak usaha. PT Mitra Pinasthika Mulia (Mulia), anak usaha yang bergerak di bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua mencatat kenaikan penjualan motor Honda sebesar 8 persen menjadi 732.000 unit.

Sementara, MPMAuto, anak usaha yang bergerak di bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda empat, menjual 1.000 unit mobil Nissan dan Datsun. MPMAuto juga telah membuka tiga dealer penjualan mobil Nissan-Datsun yang berlokasi di Tanjung Priok, Pluit Jakarta Utara, serta di Cilacap, Jawa Tengah, dari target pembukaan 4 dealer baru hingga akhir tahun.

PT Federal Karyatama (FKT), entitas yang bergerak di bisnis autoparts konsumen, mencatatkan kenaikan pendapatan 8 persen menjadi Rp 1,2 triliun dengan memproduksi 47,4 juta liter pelumas Federal Oil. Sedangkan MPMRent, unit bisnis penyewaan kendaraan juga telah menambah jumlah armada hingga 16.100 unit.

Aapun MPMInsuranace, unit bisnis jasa finansial, juga mencatatkan kenaikan premi 79 persen menjadi Rp 99 miliar dengan kenaikan laba bersih 340 persen menjadi Rp 12 miliar. Selain itu, MPMFinance juga mengalami kenaikan aset menjadi Rp 5,4 triliun, setelah menyelesaikan merger dengan Sasana Artha Finance (SAF).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon