Lapangan Waduk Pluit Jadi Lokasi Gelaran Indonesia Junior League

Senin, 3 November 2014 | 00:32 WIB
CF
FH
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: FER
Tim panitia dan sponsor nampak memberi salam kepada peserta dari 20 klub sepakbola di Jabodetabek dalam turnamen Indonesia Junior League (IJL) 2014 di lapangan bola Taman Waduk Pluit (Minggu, 2 Nov 2014)
Tim panitia dan sponsor nampak memberi salam kepada peserta dari 20 klub sepakbola di Jabodetabek dalam turnamen Indonesia Junior League (IJL) 2014 di lapangan bola Taman Waduk Pluit (Minggu, 2 Nov 2014) (Suara Pembaruan / Carlos Barus)

Jakarta - Sebelum diubah menjadi taman kota yang indah dan teratur, kawasan sekitar waduk Pluit merupakan daerah yang kumuh dan tidak sedap dipandang mata. Perlahan tapi pasti, sejumlah sudut di waduk Pluit yang sudah dibenahi menjadi salah satu destinasi masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk rekreasi ataupun bermain sepak bola, yang terletak di sudut barat waduk tersebut.

Keberadaan lapangan sepak bola yang memiliki fasilitas memadai ini, diyakini dapat mencetak bibit unggul dari generasi muda yang kerap berlatih dan mengikuti berbagai ajang pelatihan ataupun turnamen di lokasi yang menjadi salah satu hasil pembenahan mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang saat ini sudah menjadi Presiden Republik Indonesia.

Seperti turnamen Indonesia Junior League (IJL) 2014 misalnya, turnamen yang mulai digelar sejak Minggu (2/11) pagi tersebut rencananya akan berlangsung hingga pertengahan Februari tahun mendatang.

"Ini merupakan salah satu upaya kami untuk membina dan mencari pemain usia muda dengan talenta yang mumpuni untuk kami latih lebih lanjut dan keberadaan lapangan sepak bola di waduk Pluit ini sangat membantu untuk mencapati tujuan kami tersebut," ujar Rezza Mahaputra Lubis selaku Ketua Panitia turnamen tersebut, Minggu (2/11).

Menurut Reza kompetisi yang mengikutsertakan dua puluh tim dari sekolah di wilayah JaBoDeTaBek tersebut hanya akan diikuti oleh pemain yang berusia dibawah 11 tahun untuk mencari bibit pemain muda.

"Menggunakan format setengah musim kompetisi, enam klub dengan nilai point teratas berhak untuk mengikuti play-off yang akan dibagi menjadi dua grup, dan dua tim teratas akan mengikuti babak semi final dan selanjutnya yang berhasil melewati babak tersebut dapat berpeluang meraih gelar juara di pertadingan final yang rencananya akan dilangsukan pada 15 Februari tahun depan," jelas Rezza.

Rezza juga mejelaskan pemain-pemain yang akan mengikuti turnamen tersebut akan dinilai dari kemampuannya dalam teknik dribbling (gerakan kaki pemain dalam membawa bola saat sedang mengecoh hadangan pemain lawan), juggling (gerakan kaki dalam menendang bola dengan berbagai gaya tanpa membuat bola keluar dari kendali pemain), dan shot on goal (kemampuan pemain dalam menendang bola dengan akurasi tepat ke gawang lawan).

"Acara ini dapat terselenggara atas kerja sama PT Langkah Juara Indonesia dan PT Jakarta Propertindo, oleh sebab itu kami sangat bersyukur bahwa masih banyak pihak-pihak yang peduli dengan masa depan sepak bola bangsa kita," tandas Rezza.

Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta, Ratiyono, mengatakan pemain-pemain berbakat yang diseleksi dari turnamen IJL tersebut nantinya akan mengikuti turnamen antar berbagai kota di tingkat mancanegara.
"Tahun lalu tim dari DKI Jakarta mampu mencapai final dalam turnamen sepak bola Jakarta Sister City (program pertukaran pemuda yang digagas Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta), meskipun kalah dari Tim Seoul Korea Selatan, kiper dari tim Jakarta mampu membawa pulang sarung tangan emas," ujar Ratiyono dengan bangga.

Ratiyono berharap berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah terus memberikan perhatian khusus pada dunia sepak bola Indonesia.

"Semua orang sudah tahu kalau Indonesia itu memiliki banyak bibit unggul, namun kita kurang maksimal menggali potensi para pemuda kita, dengan adanya kompetisi IJL dan kompetisi-kompetisi lainnya yang muncul, kita harap tim nasional sepak bola Indonesia di masa yang akan datang bisa membawa harum nama bangsa di kancah kompetisi tingkat internasional seperti Piala Dunia," tutup Ratiyono.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon