Penonton Antusias, Ajang Jazz Ijen Banyuwangi Berlangsung Meriah
Minggu, 9 November 2014 | 11:16 WIB
Banyuwangi - Gelaran acara musik untuk kemanusiaan, Jazz Ijen Banyuwangi, yang mengambil tempat di kaki Gunung Ijen, Banyuwangi, Sabtu (8/11) berlangsung dengan meriah. Sejumlah musisi legendaris seperti, Fariz RM, Imaniar, dan Deddy Dhukun berhasil menghangatkan suasana dalam ajang yang digelar oleh pemerintah kabupaten berjuluk "The Sunrise of Java" ini.
Jazz Ijen Banyuwangi sendiri dikonsep untuk kampanye kemanusiaan dan penggalangan dana bagi Palang Merah Indonesia (PMI). Acara tersebut dimulai dengan peresmian Guest House milik Pemkab Banyuwangi di kaki Gunung Ijen, sebagai sarana penunjang pariwisata di kawasan Gunung Ijen.
Seperti diketahui, di jalur menuju Ijen dari pusat kota Banyuwangi, terdapat beberapa sarana wisata yang menarik kalangan wisatawan, seperti pemandian sumber mata air, dua tempat peristirahatan, beragam kafe dan restoran, serta resor.
Sebelum acara musik dimulai, kalangan wisatan dan penonton serta musisi yang akan tampil, melakukan aksi penanaman pohon, dan pelepasliaran sejumlah satwa burung.
Selain menghadirkan musisi tenar untuk mengisi acara Jazz Ijen Banyuwangi, pihak penyelenggara juga menampilkan sejumlah musisi Banyuwangi dan komunitas musik dari ITS Jazz Surabaya, untuk ikut menghangatkan suasana. Acara musik ini sendiri berlangsung sejak siang sampai pukul 19.30 WIB.
Sebagai pembuka, penyanyi lawas, Imaniar, langsung menggebrak panggung Jazz Ijen Banyuwangi, lewat lagu-lagu hits-nya seperti "Prahara Cinta" dan "Kacau".
Setelah Imaniar, muncul penyanyi dan pencipta lagu legendaris Deddy Dhukun. Aksi Deddy membangkitkan nostalgia para penonton, dan wisatawan yang hadir, dengan lagu andalan seperti "Masih Ada" dan "Keraguan".
Musisi kawakan, Fariz RM, menjadi pemuncak acara Jazz Ijen Banyuwangi dengan mengajak penonton dan wisatawan, mendendangkan lagu-lagu andalannya seperti "Barcelona".
Kalangan wisatawan yang datang ke Banyuwangi, turut menyambut hangat ajang musik untuk kemanusiaan ini. "Saya excited, semoga pesan kemanusiaan dan kepedulian lingkungan lewat musik bisa tersampaikan dengan baik," kata Ronny Bachtiar, wisatawan asal Yogyakarta, yang hadir di kesempatan acara ini.
Musisi Fariz RM juga mengapresiasi sambutan penonton dalam acara tersebut. "Ternyata meriah. Dan penonton bisa kompak menyanyi bersama," ujar Fariz yang berkolaborasi dengan seni tradisi lokal Banyuwangi.
Terinspirasi penataan daerah Banyuwangi, penyanyi dan pencipta lagu, Deddy Dhukun, bahkan secara spontan langsung menciptakan lagu berjudul "Banyuwangi Bersih dan Hijau". Bahkan, dirinya langsung membawakan lagu baru tersebut diatas di panggung.
Menanggapi antusiasme pengunjung dan musisi yang tampil dalam acara ini, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, acara ini adalah upaya untuk membangun semangat masyarakat dan wisatawan agar lebih mencintai Gunung Ijen.
"Pesan-pesan kemanusiaan juga kami masukkan melalui musik, selain tentu juga untuk promosi wisata Banyuwangi," ujar Anas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




