Polisi Telusuri Pemilik 5 Senpi yang Ditemukan Saat Gerebek Kampung Bahari
Minggu, 9 November 2014 | 14:24 WIB
Jakarta - Polres Jakarta Utara masih menyelidiki kepemilikan dan asal lima senjata api (senpi) serta puluhan butir peluru yang disita pada saat penggerebakan atau operasi narkoba, di Kampung Bahari, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin. Baru satu orang yang diketahui pemilik senpi itu.
"Kami sedang periksa serta selidiki asal dan kepemilikannya," ujar Kapolres Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi M. Iqbal, kepada Beritasatu.com, Minggu (9/11).
Dikatakan Iqbal, baru ada satu orang yang dipastikan merupakan pemilik satu pucuk dari lima senjata api tersebut. "Ada satu pucuk punya satu orang. Senpi dan senjata tajam itu pembuktiannya ada padanya, ini yang sedang kami dalami. Yang bisa kami buktikan baru satu. Dia seorang pengguna (narkoba)," ungkapnya.
Iqbal memastikan, semua senjata api yang disita merupakan senjata ilegal. "Senjata ilegal, semuanya rakitan. Masih didalami untuk apa," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Polres Jakarta Utara membekuk 38 orang dalam operasi penegakan hukum atau penggerebegan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kampung Bahari, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekitar pukul 09.00 WIB sampai 10.30 WIB, Sabtu (8/11) kemarin. Sebanyak 38 orang itu terdiri dari 34 orang laki-laki dan empat perempuan.
Selain menangkap 38 orang, polisi juga menyita barang bukti yakni, sabu-sabu 300 gram, ekstasi 500 butir, ganja 2 kg, senjata api lima pucuk, peluru 25 butir, senapan angin satu buah, celurit serta golok 40 buah, alat isap bong 39 buah, timbangan digital 14 buah, insullin enam buah, handy talk enam buah, CCTV empat set, uang tunai Rp 28,5 juta rupiah, telepon genggam 50 buah, sepeda motor enam unit, dan mobil satu unit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




