Satpol PP Maluku Mengeluh Belum Terima Gaji
Selasa, 11 November 2014 | 15:20 WIB
Ambon - Para personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di kantor Gubernur Maluku mengeluhkan belum menerima gaji bulan November 2014.
"Biasanya gaji diterima bersamaan dengan para PNS di kantor Gubernur Maluku pada awal bulan. Namun, hingga 11 November 2014 ternyata belum ada kejelasan soal gaji," kata salah satu personel yang enggan disebut namanya di Ambon, Selasa (11/11).
Selain gaji, uang makan pun belum dibayarkan.
"Terhitung 1 November 2014 belum menerima uang makan, sehingga menimbulkan keresahan karena harus bertugas 24 jam dengan kondisi memprihatinkan," ujarnya.
Keresahan lain yang dirasakan adalah tunjangan pengamanan yang tidak lagi diterima personel Satpol PP berstatus PNS.
"Kami sebelumnya kebagian Rp 640.000 per bulan, sedangkan honorer Rp 400.000 per bulan. Namun, sekarang tidak dapat lagi dengan alasan masuk tunjangan kinerja daerah (TKD) yang tidak jelas pembayarannya sejak Juli 2014," katanya.
Mantan Ketua Komisi C DPRD Maluku, Ampy Malioy mengemukakan, tunjangan pengamanan itu harus dipisahkan dari TKD.
"Saya sebelum mengakhiri tugas pada 16 September telah meminta penjelasan dari Kepala Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Maluku, Zulkifly Anwar bahwa tunjangan pengamanan itu tidak masuk TKD. Kok sekarang berubah, sehingga itu harus dilaporkan kepada Gubernur Maluku Said Assagaff, Wagub Zeth Sahuburua dan Sekda Ros Far-Far ," ujarnya.
Komandan Satpol PP Jusuf Putirulan yang coba dikonfirmasi melalui telepon genggam, belum memberikan konfirmasi terkait hal ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




