Investasi Lewat "Online Trading" Lebih Efisien dan Nyaman

Selasa, 18 November 2014 | 14:24 WIB
YW
FB
Penulis: Yosi Winosa | Editor: FMB
Direktur PT Indo Premier Securities, Noviono Dharmosusilo
Direktur PT Indo Premier Securities, Noviono Dharmosusilo (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Jakarta -Direktur PT Indo Premier Securities Noviono Dharmosusilo menilai sekuritas perlu meningkatkan edukasi tepat sasaran bagi calon investor dalam rangka meningkatkan basis investor Indonesia yang saat ini baru berjumlah 400.000-an.

"Masyarakat di luar 400.000 itu yang perlu kita edukasi secara tepat mengenai risiko dan manfaat investasi di pasar modal, baik lewat gathering, seminar edukasi maupun small group discussion secara kontinyu," katanya seusai wawancara nominasi "Online Trading Terbaik 2014" di Jakarta, Selasa (18/11).

Noviono mengatakan risiko investasi pasar modal saat ini telah teredukasi dengan adanya berbagai screening lewat indeks saham unggulan seperti LQ45 yang memudahkan investor.

"Investor dapat mengenal produk investasi secara jelas dan terpenting tidak abal-abal, mereka bisa memantau setiap saat kesalahan yang terjadi karena investor menyerahkan ke pihak ketiga dan tidak rajin memantau," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan online trading dapat membantu sekuritas dalam menjangkau calon investor di daerah di mana tidak ada cabang sekuritas representatif. Sekuritas juga secara online terus mengedukasi calon investor tentang instrumen investasi dan cara berinvestasi dengan baik.

"Perlu peningkatan awareness (kesadaran) masyarakat bahwa berinvestasi lewat online trading jauh lebih efisien dan convenient (nyaman), dibanding konvensional lewat telepon misalnya, ada kendala komunikasi belum tentu diangkat," katanya.

Acara online trading awards yang diselenggarakan oleh Beritasatu.com menyeleksi 144 perusahaan sekuritas dan terpilihlah 68 sekuritas yang memiliki online trading dan kembali dipilih 10 sekuritas nominasi online terbaik. Mereka di antaranya KDB Daewoo, Securities, Panin Sekuritas, Mandiri Sekuritas, CIMB Niaga, Danamon, MNC Securities, dan BNI Sekuritas.

"Acara ini bagus, perlu dikembangkan karena saat ini cuma ada di Beritasatu.com. Mungkin harus dilihat dari sisi inovatifnya dalam penjurian karena online trading pada dasarnya sama, hanya inovasi dalam jenis instrumen investasi yang membedakan," katanya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon