Schalke Diberondong Lima Gol, Di Matteo Minta Maaf
Rabu, 26 November 2014 | 06:35 WIB
Gelsenkirchen - Pelatih Schalke, Roberto Di Matteo, meminta maaf atas kekalahan memalukan yang dipetik timnya saat menjamu Chelsea, dalam penyisihan Grup G Liga Champions, Selasa (25/11) atau Rabu dini hari WIBa. Klub Jerman itu diberondong lima gol tanpa balas oleh "The Blues". Padahal mereka tampil di depan pendukung sendiri di Stadion Veltins Arena, Gelsenkirchen.
Akibat kekalahan telak ini, posisi "Die Konigsblauen" pun melorot ke urutan ketiga. Mantan pelatih Chelsea itu mengakui timnya terlalu mudah memberikan kemenangan kepada skuat asuhan Jose Mourinho tersebut.
Gawang Schalke yang dijaga Ralf Fahrmann sudah bobol saat pertandingan baru berjalan dua menit oleh gol yang dicetak John Terry. "Katika Anda kebobolan saat laga baru dimulai maka pertandingan akan menjadi lebih sulit," kata Di Matteo kepada Sky TV.
"Kami terlalu respek kepada Chelsea dan memberi ruang dan mereka mengeksploitasi ini dengan brutal. Kami juga tak banyak memenangkan duel dan terlalu jauh dari bola. Sebuah masalah besar jika Anda memberikan terlalu banyak ruang untuk pemain Chelsea," kata pelatih yang membawa Chelsea menjuarai Liga Champions tahun 2012 itu.
"Saya meminta maaf karena kami tampil seperti ini depan pendukung sendiri," papar Di Matteo.
Bek Schalke, Benedikt Hoewedes, mengaku tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata perihal kekalahan ini. "Saya kesulitan mencari kata-kata yang cocok untuk hal ini," katanya. "Saya hanya bisa minta maaf kepada seluruh pendukung kami yang telah datang ke stadion," ujar pemain timnas Jerman ini.
Meski demikian peluang bagi Schalke untuk melaju ke 16 besar masih terbuka. Syaratnya? Mereka harus menang atas Maribor dan Chelsea menaklukkan Sporting Lisbon dalam partai terakhir penyisihan grup, 10 Desember mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




