Jurus Hadapi Stres agar Tidak Berujung Gangguan Jiwa
Rabu, 26 November 2014 | 16:16 WIB
Jakarta - Stres bisa dialami siapa saja. Penyebabnya juga banyak hal, bisa karena pekerjaan atau kehidupan pribadi. Hal yang terpenting adalah bagaimana cara diri mengelola stres, agar bisa terkontrol serta memiliki pertahanan diri (defence mechanism) yang baik.
Pakar kesehatan jiwa Danardi Sosrosumihardjo mengatakan, setiap manusia memiliki karakter dan mekanisme pertahanan diri. Hal ini akan membentuk pola yang bersangkutan dalam menghadapi stres yang dialami.
"Jika karakter yang dimiliki positif dan mekanisme pertahanan diri yang digunakan tepat, maka individu tersebut bisa menghadapi stres dengan baik. Namun apabila terjadi kebalikannya, bisa menimbulkan rasa kecemasan atau ketegangan akibat stres," ujar Danardi Sosrosumihardjo dalam acara Pfizer Press Circle (PPC) di Jakarta, Rabu (26/11).
Dalam menjalani kehidupan, manusia akan terus bertumbuh, berpindah-pindah dan berinteraksi dengan orang lain. Menghadapi keadaan yang dinamis dalam kehidupan itulah, maka muncul mekanisme pertahanan diri dari tiap manusia.
"Ada manusia yang memilih menggunakan mekanisme positif seperti menyikapinya dengan humor atau bertindak dengan kasih sayang, namun ada juga yang menyikapinya dengan menyalahkan orang lain atau diri sendiri," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI),
Untuk menjaga kesehatan jiwa kita, lanjutnya, dalam menghadapi stres, kita perlu perlu mengenali cara kita menyikapi suatu masalah dan mekanisme yang sering kita gunakan. "Itu semua bisa dipelajari dan bisa diarahkan ke arah karakter positif," imbuhnya.
Menurut Danardi, manusia dikatakan sehat jiwanya apabila yang bersangkutan merasa sehat, bahagia, bisa menerima diri sendiri apa adanya, bisa menerima orang lain dan kondisi di sekitarnya apa adanya dan juga bersikap optimis.
"Namun apabila sudah mulai sering mengeluh, merasa tertekan, sering protes dan mengalami penurunan fungsi kognitif atau emosi, maka manusia tersebut bisa dikatakan sakit secara kejiwaan," ujar Danardi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




