DPD Golkar Diprediksi Tidak Akan Datang ke Munas Januari 2015

Selasa, 2 Desember 2014 | 11:59 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kedua kanan) meninjau persiapan Musyawarah Nasional Golkar di Nusa Dua, Bali, MInggu (30/11).
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kedua kanan) meninjau persiapan Musyawarah Nasional Golkar di Nusa Dua, Bali, MInggu (30/11). (Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta - Sekitar 600 pemilik suara di Munas ke-9 Partai Golkar di Bali memberikan persetujuan untuk Aburizal Bakrie maju sebagai calon ketua umum.

Dengan tanpa pesaing, Aburizal bisa dipastikan tinggal diumumkan sebagai ketua umum Partai Golkar yang baru pada sesi sidang Selasa (2/12).

Ada sekitar 2.400 orang yang hadir dari 1.400 undangan yang disebar bagi peserta Munas. Dari jumlah tersebut, hanya 563 yang memiliki hak suara.

Ada 34 pengurus DPD tingkat I (provinsi), dan 519 pengurus DPD tingkat II (kabupeten/kota). Ditambah satu suara untuk unsur DPP Golkar, tiga ormas pembentuk Golkar, dan ormas yang dibentuk Golkar. Semuanya hadir dalam ajang Munas itu.

"Dan pasti aklamasi karena 100 persen DPD maupun organisasi sayap memilih Pak ARB," kata Aditya Nugra Moha, Sekretaris DPD Partai Golkar Sulawesi Utara, di Nusa Dua, Bali, Selasa (2/12).

Dia meyakini para pengurus DPD itu, setidaknya hingga Munas berlangsung, hanya menganggap Munas Bali sebagai yang sah serta sesuai aturan Konstitusi Partai.

Artinya, tak mungkin mereka akan hadir di Munas Januari 2015 yang rencananya digelar Presidium Penyelamat Partai dipimpin Agung Laksono.

Indikasi itu makin menguat setelah salah satu anggota Presidium Penyelamat Partai, Zainal Bintang, juga hadir di Munas Bali.

Bahkan Zainal menyerahkan surat ke pimpinan sidang, berisi pernyataan menolak Presidium dan mengakui kepengurusan hasil Munas Bali.

"Suratnya diserahkan ke pimpinan sidang. Jadi tak mungkin ada pengurus DPD II yang datang ke Munas Januari. Itu bahasa yang sekarang ada di antara pengurus daerah," tandas Aditya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon