4 Kru Heli Super Puma Dievakuasi ke Jakarta

Rabu, 3 Desember 2014 | 07:24 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Helikopter PUMA SA 330.
Helikopter PUMA SA 330. (Helistart/Helistart)

Jayapura - Empat orang kru helikopter Super Puma milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang mendarat darurat di pedalaman Papua dievakuasi ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules TNI-AU Rabu (3/12) sekitar pukul 07.00 WIT.

Keempat kru itu adalah Mayor Pnb Apu Tarigan, Lettu Mega, Lettu Tek. Rivo Gultom dan Peltu Hadi.

Kondisi helikopter super puma yang mendarat darurat di pedalaman Papua, Jumat (28/11), dilaporkan rusak berat.

Heli yang dipiloti Mayor Pnb Tarigan itu mengalami kerusakan akibat pendaratan yang terpaksa dilakukan akibat cuaca yang tiba-tiba berubah menjadi buruk hingga menyebabkan bagian ekor patah.

Selain itu, badan heli juga terhimpit di antara pepohonan saat mendarat, ungkap sumber yang tidak ingin disebut identitasnya. Namun, untungnya 14 kru dan penumpang selamat walaupun beberapa di antaranya mengalami luka serius.

Dalam penerbangannya dari Sentani menuju Kiwirok, Helikopter super puma mengalami gangguan cuaca hingga dilakukan pendaratan darurat di tengah pedalamanan Papua.

Untuk mencapai lokasi heli, tim SAR harus berjalan kaki selama tiga jam dari kampung Pending, yang masuk dalam Distrik Kiwirok, Kabupaten Pengunungan Bintang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon