HUT GAM, Puluhan Bendera Bulan Bintang Diamankan
Kamis, 4 Desember 2014 | 19:27 WIB
Banda Aceh - Aparat kepolisian bersama TNI AD mengamankan sedikitnya 29 helai bendera berlambang bulan bintang bertepatan pada perayaan Milad ke-38 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) 4 Desember di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh.
Kapolres Aceh Jaya AKBP Azas Siagian melalui Kabag Ops AKP Adli yang dihubungi di Calang Kamis membenarkan adanya penurunan puluhan bendera bulan bintang yang mirip bendera GAM. Lambang tersebut digunakan kelompok separatis saat Aceh didera konflik bersenjata.
"Benar ada 29 lembar bendera bulan bintang yang kita turunkan di Aceh Jaya, di Aceh Besar juga ada satu. Masyarakat yang mengambilnya di pohon dan kita bersama TNI berjaga di bawah, kita belum mengetahui kelompok mana yang mengibarkan bendera bulan bintang ini," katanya, Kamis (4/12).
Adli menjelaskan, puluhan bendera mirip bendera GAM tersebut sudah berkibar sejak Rabu (3/12) siang pada pepohonan di sejumlah titik ruas badan jalan dan bendera tersebut diturunkan bersama pada malam hari.
Jelasnya, saat melakukan patroli pihaknya bertemu dengan masyarakat yang melihat bendera bulan bintang berkibar, karena merasa takut kemudian meminta bantuan aparat kepolisian dan TNI AD untuk menurunkannya bersama-sama.
Sebut Adli, mantan GAM di kawasan itu baik dari kelompok Komite Peralihan Aceh (KPA) maupun Partai Aceh sudah menyampaikan pemberitahuan akan ada beberapa kegiatan pada HUT GAM 2014 tersebut dengan ritual kenduri anak yatim.
"Perayaan HUT GAM inikan tidak dilarang apalagi membuat kenduri anak yatim, itu bagus, tapi ada satu pihak lain yang sengaja mengibarkan bendera bulan bintang, mungkin saja bukan dari KPA atau PA, pastinya pelaku orang tak dikenal," tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, penurunan bendera tersebut dilakukan agar tidak menjadi pemicu perpecahan di antara masyarakat Aceh, karena tidak semua rakyat Aceh sepakat terhadap pengibaran bendera bulan bintang tersebut.
Jelasnya, aparat kepolisian juga tidak memburu siapa pelaku yang mengibarkan bendera bulan bintang ini, akan tetapi pihaknya menjaga kondisi tetap aman kondusif dan jangan sampai ada selembarpun bendera bulan bintang kembali berkibar.
Kata Adli, persoalan corak dan bendera GAM yang diusulkan menjadi bendera Aceh tersebut masih dalam telaah pemerintah pusat sehingga tidak ada tindakan memburu pelaku karena sudah mengibarkan bendera tersebut pada hari Milad GAM.
"Kita bersama-sama masih menanti keputusan dari pemerintah pusat terkait bendera ini, karena itu kita tidak memburu OTK yang mengibarkan bendera bulan bintang, kita hanya menjaga agar tidak ada lagi berkibar bendera GAM sampai ada putusan pasti dari pemerintah," katanya menambahkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




