BPBD Lebak Minta Masyarakat Waspadai Banjir

Minggu, 7 Desember 2014 | 20:39 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Ilustrasi banjir bandang.
Ilustrasi banjir bandang. (Antara/Embong Salampessy)

Lebak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meminta warga mewaspadai bencana banjir dan longsor sehubungan intensitas curah hujan meningkat di daerah itu.

"Kami berharap warga mewaspadai banjir dan longsor terutama masyarakat yang tinggal di daerah bantaran aliran sungai, perbukitan dan pegunungan," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi di Rangkasbitung, Minggu (7/12).

Menurut Kaprawi, selama tiga hari ke depan diperkirakan curah hujan meningkat mulai pagi, siang, sore hingga malam hari.

Curah hujan berlangsung antara 3,5 sampai 5,5 jam dengan intensitas ringan dan sedang.

Cuaca buruk tersebut berpotensi bencana alam, seperti banjir dan longsor.

"Kami mengingatkan warga tetap meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi banjir dan longsor agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya hingga kini baru menerima laporan di wilayah Lebak bagian selatan yakni tiga rumah roboh juga ribuan warga terisolir akibat longsoran tanah.

Selain itu juga sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Bayah-Cilograng-Sukabumi rusak berat.

Namun, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kami berharap warga agar meningkatkan kewaspadaan banjir dan longsor," ujarnya.

Kaprawi menyebutkan, jumlah desa di Kabupaten Lebak yang masuk kategori rawan banjir tahunan dan longsor tercatat 42 desa di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, Bayah, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira.

Sebab di daerah itu terdapat DAS, pegunungan dan perbukitan.

"Kami berharap masyarakat selalu siaga menghadapi bencana alam itu," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan personel, relawan maupun peralatan untuk melakukan evakuasi di daerah-daerah rawan banjir.

"Kami bergerak cepat jika menerima laporan banjir dan longsor agar tidak menimbulkan korban jiwa," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon