Sungai Bengalon Meluap, 800 Rumah di Kutai Timur Terendam
Selasa, 9 Desember 2014 | 16:28 WIBSangatta - Luapan Sungai Bengalon di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, telah merendam sedikitnya 800 rumah warga setempat atau sekitar 1.600 jiwa di empat desa.
"Kalau tadi malam hanya 370 rumah terendam, sekarang bertambah menjadi 800 lebih rumah terendam atau lebih 1.600 jiwa," kata Sekretaris Kecamatan Bengalon Ernawati, Selasa (9/12).
Ernawati dan beberapa stafnya keliling memantau warga menggunakan perahu. Berdasarkan data di lapangan, sampai pukul 14.00 Wita, kondisi air terus bertambah.
Selain merendam banyak rumah penduduk, luapan air setinggi dada orang dewasa juga merusak sekitar seratus hektare lahan pertanian.
Ia mengatakan, jika sebelumnya banjir hanya merendam rumah warga di Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Timur, sekarang sudah masuk ke Sepaso Induk yang merupakan ibu kota kecamatan Bengalon.
Sampai sekarang juga belum ada petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur ataupun Dinas Sosial yang datang.
"Belum ada petugas BPBD dan Dinas Sosial sehingga belum ada tindakan terkait musibah banjir yang sudah masuk ke rumah-rumah penduduk," katanya.
Dia menjelaskan, meskipun belum ada tim BPBD dan Dinas Sosial, pihaknya telah mendapat instruksi langsung dari Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman untuk memantau terus kondisi banjir dan warga setempat.
Warga juga tetap bertahan di rumah masing-masing karena enggan meninggalkan harta bendanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




