CEO Talks: Strategi Hypermat Hadapi Persaingan Bisnis Ritel
Kamis, 11 Desember 2014 | 10:04 WIB
Jakarta - Di tengah makin sengitnya bisnis ritel, PT Matahari Prima Putra Tbk terus melakukan ekspansi untuk menambah gerai dari 100 lebih yang sudah dimilikinya, dengan target tambahan 20 gerai lagi dalam beberapa tahun ke depan.
Deputi CEO Matahari Prima Putra, Carmelito J Regaldo, mengatakan kompetisi yang begitu sengit membuat perusahaan ritel asli Indonesia ini harus selalu menemukan cara untuk merebut hati konsumen.
Salah satunya adalah menawarkan harga yang lebih murah di gerai-gerai perusahaan khususnya Hypermart, untuk produk yang sama kualitasnya dengan yang dijual kompetitor.
"Hypermart itu selalu low prices and more. Harga murah banget. Saya bilang jangan murah banget, tapi muraaah banget," kata Carmelito dengan nada bercanda, dalam program CEO Talks tayang di Beritasatu News Channel Rabu (10/12) malam.
Hypermart juga mengikat konsumen lewat kartu keanggotaan "hicard" yang prosedurnya mudah, namun manfaatnya sangat besar bagi konsumen misalnya program diskon khusus bagi pemilik kartu dan potongan harga untuk nilai pembelian tertentu.
"Kita sekarang sudah punya 5 juta members di seluruh Indonesia. Mereka dapat harga khusus kalau belanja di kita," kata Carmelito kepada host CEO Talks, Primus Dorimulu.
Selain itu Hypermart juga menjalin kerjasama dengan sejumlah bank seperti Mandiri dan CIMB agar bisa menjaring konsumen lebih luas dari kalangan nasabah.
Dalam wawancara yang dilakukan di Mal Karawaci tersebut, Primus juga menyebut kehadiran salah satu kompetitor utama di Mal yang sama. Carmelito mengindikasikan tidak terlalu khawatir dengan persaingan head-to-head seperti ini, karena masih ada strategi lain yang akan membuat Hypermart tetap di depan.
"Pada 20 Desember ini kita akan meluncurkan Hypermart G-seven, generasi ketujuh. Konsep ini akan mengubah konsep Hypermart di Indonesia, dan mungkin di Asia juga. Ini akan menjadi konsep Hypermart yang terbaik di Indonesia, di Southeast Asia dan mungkin juga di dunia," kata Carmelito tanpa menjelaskan lebih jauh.
Meski sudah memiliki 104 gerai, Matahari Prima Putra berencana untuk membuka 20 toko baru lagi tahun depan menandai kiprahnya yang sudah mencapai satu dekade tahun ini.
"Toko pertama kita buka 2004. Meskipun Matahari Prima Putra ini sudah lama, tapi kita mulai sebagai Department Store," ujarnya.
Carmelito mengatakan ekspansi akan terus dilakukan karena serapan industri ritel di Indonesia masih rendah dan potensi pasar sangat terbuka di berbagai wilayah, khususnya Indonesia bagian timur.
"Masyarakat di bagian timur daya belinya meningkat, hanya mereka perlu barang. Jadi kita melayani mereka. Kemarin kita bicara dengan AC Nielsen, ternyata dua-tiga tahun lalu pertumbuhan di luar pulau itu lebih tinggi dari pertumbuhan Pulau Jawa. Kalau pertumbuhan tinggi, lifestyle mereka berubah," ujarnya.
Kebijakan harga murah Hypermart membidik semua kalangan di Indonesia.
"Beda keinginan orang kaya dan orang miskin adalah: orang miskin they need low prices, tapi kalau orang kaya they love low prices," ujar pria murah senyum ini.
Untuk mengetahui lebih lengkap strategi bisnis Carmelito dalam memimpin raksasa ritel ini, simak dalam beberapa cuplikan video YouTube Beritasatu TV.
Kiat-kiat bisnis berharga langsung dari para CEO handal seperti ini hanya bisa anda dapatkan di program CEO Talks, tayang setiap Rabu pukul 20.30 di Beritasatu TV.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




