Overdosis Parasetamol Merusak Hati

Selasa, 27 Desember 2011 | 15:37 WIB
NP
B
Penulis: Novy Lumanauw/ Pudjatari | Editor: B1
Ilustrasi
Ilustrasi (Faikshare)
Bahkan bisa menyebabkan kematian karena organ hati gagal berfungsi.

Kasus tersebut dialami oleh seorang perempuan asal Inggris, Desiree Philips, belum lama ini.

Ia tewas karena organ hatinya nyaris hancur akibat mengonsumsi parasetamol secara berlebihan.

Perempuan muda berusia 20 tahun ini memang disarankan dokter untuk mengonsumsi parasetamol sebagai obat pembunuh rasa nyeri setelah melakukan operasi pada payudaranya.

Sayangnya Desiree mengonsumsi obat tersebut tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter.

Ia malah nekad mengonsumsinya secara berlebih mungkin agar rasa nyeri yang dirasakannya itu segera hilang.

Akibatnya bukan keluhannya yang hilang, tapi justru nyawanya yang melayang.

Sebelum meninggal dokter sudah berupaya keras menyelamatkan dirinya dengan cara transplantasi hati, tetapi tidak berhasil.

Organ baru itu justru ditolak oleh tubuhnya. Akhirnya, Desiree meninggal di Rumah Sakit Queen Elizabeth, Birmingham, Inggris.

Orangtua gadis itu pun terkejut dan sangat terpukul. Sang ayah mengatakan putrinya telah diresepkan delapan parasetamol tablet sehari.

Namun dia mengaku, putrinya itu mengonsumsi hanya sedikit tambahan. Orangtua Phillips menyatakan tidak melihat tanda-tanda overdosis eksternal pada diri putrinya.

Perlu diketahui, dua ekstra parasetamol tablet per hari dapat menyebabkan kerusakan besar di hati jika overdosis berlangsung selama 2-3 pekan.

Itu pula yang dialami Desiree. Ia diagnosis mengalami kegagalan fungsi hati akibat overdosis.

Jadi, berhati-hatilah mengonsumsi parasetamol dan obat medis lainnya. Anda harus mematuhi dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon