7 Masalah TIK yang Harus Diperhatikan di 2015
Rabu, 17 Desember 2014 | 17:48 WIB
Jakarta - Organisasi e-Indonesia Initiatives Forum (eII Forum) yang dikomandani Suhono Harso Supangkat mengungkap tujuh masalah terkait Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) yang harus diperhatikan pada 2015.
"Bicara lima tahun kedepan, tujuh masalah ini harus menjadi hal yang diperhatikan semua pihak di TIK," Ujar Suhono kala membuka Diskusi ICT Outlook 2015, di Jakarta, Rabu (17/12).
Ketujuh hal yang menjadi sorotan eII Forum adalah, pertama, pemerataan dan peningkatan kualitas akses pita lebar. Didalam ini termasuk pemanfaatan 4G dan rencana pita lebar Indonesia.
Kedua efektifitas, keamanan, kecepatan dan kecerdasan (server) dan sistem layanan di data center dan cloud computing (komputasi awan).
Ketiga, penggunaan perangkat berbasis Internet protocol (IP) seperti Internet of Things dan Machine to Machine (M2M). Keempat, implementasi e-government, smart city, smart Maritime dan lainnya.
Kelima, peningkatan kapasitas industri dalam negeri dari sisi konten kreatif, perangkat dan sistem. Keenam, pengembangan SDM. Ketujuh, kedaulatan TIK dalam kenegaraan.
"Kami selama 10 kali melakukan kegiatan eII Forum telah menghasilkan C-gen, Garuda Smart City Maturity Model dan smart city platform. Garuda Smart City Maturity Model adalah model pengukuran tingkat Kematangan menuju smart city sudah dipakai untuk mengukur 9 kota. Banyak hal yang terus kami lakukan mengacu pada tujuh masalah utama itu," katanya.
Diharapkan, lanjut dia, kedepannya ada standarisasi nasional tentang smart city nasional, begitu juga di IoT.
"Smart City sekarang menjadi tren, saya rasa harus ada standarisasi mulai dari hubungan antara komponen pendukung smart city, M2M, IOT, dan aplikasi ke platform," imbuhnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




