Tiga Tewas Tersapu Luapan Lahar Gamalama

Rabu, 28 Desember 2011 | 12:48 WIB
DS
B
Penulis: Dessy Sagita/ARD | Editor: B1
Ilustrasi lahar dingin
Ilustrasi lahar dingin (Antara)
Terjangan lahar dingin, Selasa (27/12) kemarin, disebabkan hujan berintinsitas ringan hingga sepanjang sore. Dilanjutkan dengan hujan lebat malam harinya.

Sebanyak tiga orang tewas akibat tersapu lahar dingin Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara. Mereka adalah Iskandar (37 tahun), Galong (7 tahun), dan Wati Iskandar (10 tahun). Terjangan lahar dingin, Selasa (27/12) kemarin, disebabkan hujan berintinsitas ringan hingga sepanjang sore. Dilanjutkan dengan hujan lebat malam harinya.
 
"Ketiganya tewas setelah banjir lahar dingin dari material eruspi menerjang dua desa di sekitar Gunung Gamalama. Yaitu Desa Tubo dan Tofure. Lahar dingin juga melanda Sungai Togorara," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), hari ini.

Tak cuma itu, terangnya, lahar dingin juga membuat sejumlah rumah warga rusak. Namun,  BPBD Maluku Utara belum dapat menaksir kerugian.

Kini, BPBD tengah melakukan penanganan darurat di lokasi bencana dan mengevakuasi warga. Juga terus melakukan kontak dengan PVMBG, dan Badan Geologi guna mengamati Gunung Gamalama.

"Tim Reaksi Cepat BNPB juga memberikan pendampingan kepada BPBD untuk penanganan darurat. BNPB turut memberikan dana siap pakai sebesar Rp500 juta untuk erupsi Gunung Gamalama dan Rp300 juta untuk penanganan lahar dingin," terangnya.

Dana tersebut, lanjutnya, digunakan untuk siaga darurat dan tanggap darurat bencana.  BNPB terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi meningkatnya ancaman lahar dingin karena seiring meningkatnya curah  hujan.

Meski begitu, sejauh ini status gunung tetap Siaga (level III).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon