Sekjen PDI-P: Jokowi Hanya Bisa Dipengaruhi Rakyat
Senin, 22 Desember 2014 | 20:57 WIB
Jakarta - Hasil survei Cyrus Network yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) diintervensi oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dinilai sebagai terlalu berlebihan. Sebab faktanya, Jokowi hanya bisa diintervensi oleh masyarakat.
"Pak Jokowi menjadi presiden yang berdaulat penuh, tanpa intervensi oleh pihak manapun, kecuali intervensi oleh rakyat indonesia," tegas Hasto di Lenteng Agung, Jakarta, Senin (22/12).
Terbukti Jokowi sangat sering melakukan kegiatan blusukan yang menjadi sumber dari berbagai kebijakan. Hal itu sudah dilakukan sejak Jokowi masih menjabat walikota di Solo dan gubernur di Jakarta.
Hasto lalu mengingatkan bahwa isu intervensi Megawati ke Jokowi itu adalah isu basi, yang terdengar ketika kampanye pilpres lalu untuk men-downgrade Jokowi.
Lebih jauh, Hasto juga menilai Cyrus Network terlalu berlebihan ketika melakukan survei yang juga menilai kinerja kabinet Pemerintahan Jokowi. Sebab menurutnya, terlalu dini untuk melakukan penilaian atas kinerja kabinet yang baru dibentuk beberapa bulan.
"Evaluasi Kabinet Kerja terlalu dini. Kita berikan kesempatan dan PDI-P akan menopang pemerintahan Jokowi-JK," tegas Hasto.
Publikasi survei Cyrus Network menyatakan ada penilaian masyarakat yang menganggap Presiden Jokowi dipengaruhi sejumlah tokoh dalam menyusun kabinet dan mengambil kebijakan. Di urutan pertama adalah Megawati Soekarnoputri dengan 83 persen, lalu Jusuf Kalla dengan persentase 72,8 persen, Surya Paloh 49,1 persen, Wiranto 35,7 persen, Muhaimin Iskandar 26,8 persen, dan Luhut Panjaitan sebesar 21,9 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




