Basuki Ingin Ganti Reklame dengan LED

Rabu, 24 Desember 2014 | 09:06 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan dengan KPK di Gedung KPK Jakarta, Jumat (31/10).
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan dengan KPK di Gedung KPK Jakarta, Jumat (31/10). (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menginginkan supaya reklame atau billboard raksasa tidak ada lagi di Ibu Kota. "Saya maunya semua reklame atau billboard hilang di Jakarta dan diganti LED (light emitting diode)," kata Basuki di Balai Kota, Selasa (23/12) malam.

Hal itu, kata dia, harus dilakukan mengingat kondisi cuaca di Jakarta yang kerap ekstrem sehingga sering mengakibatkan reklame roboh. Hal tersebut bisa berakibat buruk kepada masyarakat. "Karena bahaya kalau Jakarta terlalu banyak billboard, nanti bisa menimpa orang," katanya.

Selain itu, Jakarta sebagai kota besar seharusnya sudah mengganti reklame dengan LED. Contohnya di kota-kota besar di negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, telah menggunakan LED sebagai media iklan.

Apalagi, Basuki menduga, selama ini ada oknum yang bermain pajak atas reklame-reklame tersebut sehingga tidak sesuai dengan pendapatan yang seharusnya.

"Kota besar di negara lain pasang LED di gedung-gedung, kenapa kita tidak? Tapi bagaimana mau pasang LED kalau pajaknya dikenakan 5 kali dari billboard biasa. Ini ada yang nakal," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon