Laporan Akhir Tahun

Ini 10 Saham Terbaik 2014

Selasa, 30 Desember 2014 | 14:47 WIB
FW
FB

Jakarta - Kebijakan maritim Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla memberikan sentimen positif bagi emiten yang bergerak di sektor kelautan. Sebanyak tiga dari 10 emiten terbaik tahun ini berasal dari sektor tersebut.

Berdasarkan data dari Bloomberg, sejak awal tahun hingga penutupan siang hari ini (year to date) PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (Temas Line/TMAS) mencatat kenaikan saham 954,76 persen ke Rp 2.215, tertinggi dibandingkan emiten-emiten lain.

Saham Temas mulai naik di bulan Agustus, sebulan setelah Jokowi-JK mengumumkan kebijakan maritimnya dalam debat calon presiden di bulan Juli. Kapitalisasi pasar Temas juga melesat dari Rp 348 miliar di kuartal dua menjadi Rp 2,5 triliun saat ini, menurut data Bloomberg.

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatat pertumbuhan kedua terbesar setelah Temas Line dengan kenaikan year to date 398,28 persen ke Rp 14.450.

Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI) mencatat pertumbuhan kelima terbesar dengan kenaikan year to date 313,73 persen.

Reza Priyambada, analis Woori Korindo Securities, mengatakan kenaikan harga saham-saham maritim disebabkan oleh momentum terpilihnya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan program ekonomi maritimnya.

"Munculnya program maritim tentunya berimbas pada saham-saham kelautan, secara sentimen. Tapi, untuk fundamentalnya dan seberapa pengaruhnya program maritim Jokowi-JK akan berpengaruh pada kinerja emiten-emiten kelautan..itu yang harus menunggu realisasinya (kebijakan maritim)," kata Reza kepada Beritasatu.com.

Program unggulan sektor maritim Pemerintahan Jokowi-JK adalah Tol Laut. Dalam benak pemerintahan baru, nantinya kapal besar akan rutin mengangkut barang di seluruh perairan Indonesia. Ibarat tol di darat sebagai jalan bebas hambatan, kehadiran kapal dan pelabuhan berstandar internasional akan memperlancar jalur disribusi barang sehingga dapat menurunkan biaya logistik. Investasi yang dibutuhkan diperkirakan Rp 700 triliun.

Apakah Saham Maritim Sudah Kemahalan ?

Reza mengatakan bahwa meski sudah mengalami kenaikan signifikan, saham- saham sektor maritim masih layak dikoleksi di 2015.

"Sepanjang sentimen dari proyek tol laut masih ada maka saham-saham itu masih ada potensi untuk menguat. Namun perlu diperhatikan juga fundamentalnya," tutur Reza.

Mandiri Sekuritas juga mengambil sikap "bullish" terhadap sektor maritim di 2015. Head of Equity Research Mandiri Sekuritas Jhon Rachmat mengatakan pertumbuhan energi di Indonesia akan mendorong permintaan di industri perkapalan.

"Karena Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, setiap kenaikan konsumsi energi akan berdampak pada naiknya kebutuhan transportasi laut, sehingga dapat meningkatkan permintaan pada kapal-kapal," kata dia.

Mandiri menjagokan emiten baru di bursa untuk sektor ini, yaitu PT Soechi Lines Tbk (SOCI). Mandiri juga penjamin emisi ketika Soechi melakukan penawaran perdana tahun ini. Saham Soechi telah naik 20 persen ke Rp 660 siang ini sejak mulai diperdagangkan 3 Desember lalu.

"Peningkatan pengangkutan produksi minyak nasional terutama dari Blok Cepu milik PT Pertamina (Persero) akan berdampak positif pada perseroan," katanya kepada Beritasatu.com.

Analis Teknikal PT Trimegah Securities Gina Nasution juga menjagokan saham SOCI tahun depan karena pertumbuhan perusahaan dinilai sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo untuk terus menggaet investor di sektor konstruksi dan infrastruktur.

Kesiapan Emiten

Sementara itu, Direktur PT Soechi Lines Tbk Pieters Utomo mengatakan, pembangunan infrastruktur di sektor maritim akan meningkatkan penggunaan kapal dan berkontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.

"Pemerintah berencana merevitalisasi 24 pelabuhan, Indonesia juga akan butuh banyak BBM, minyak untuk pembangunan aspal jalan. Belum lagi rencana peningkatan lifting minyak 165.000 barel per hari, revitalisasi kilang minyak, itu semua bisa menambah 20 persen pengangkutan migas," katanya.

Bagi perusahaan pengangkutan migas nasional sendiri, peluang akan semakin besar mengingat adanya asas cabotage (kewajiban penggunaan kapal nasional di perairan Indonesia) yang memproyeksi perusahaan lokal dari persaingan global.

Perusahaan baru saja meraup dana segar sebesar Rp 582,45 miliar dari hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) 15 persen saham disetorkan dan ditempatkan penuh pada awal Desember lalu.

Dari dana tersebut, sebagian akan dialokasikan untuk pembelian total tujuh kapal (fleet) baru senilai US$ 90 juta (Rp 1,12 triliun) untuk mendukung target pendapatan US$ 175,36 juta tahun depan.

Samudera Indonesia juga bersiap-siap menyambut era ekonomi maritim. Temas Line membeli enam kapal untuk ekspansi tahun depan sedangkan Samudera akan menambah kapal baru tahun ini hingga 10 buah kapal.

Akan tetapi, Reza mengatakan kemampuan para emiten maritim mengantisipasi kebijakan ekonomi maritim Jokowi-JK masih dipertanyakan.

"Apakah secara riil di lapangan maupun fundamental mampu memberikan hasil yang baik seperti yang sebelumnya diperkirakan? Apakah nantinya dengan dimulainya program Jokowi-JK, emiten-emiten tersebut mampu mengambil peranan dan seberapa besar peran yang diambil? Itu yang nanti akan kita lihat realisasinya," kata Reza.

Ini 10 Saham Terbaik Tahun 2014 Adalah (per pukul 12.00 WIB 30 Desember):

1. PT Tempuran Emas Tbk (TMAS) + 954,76 persen ke Rp 2.215
2. PT Samudera Indonesa Tbk (SMDR) +398,28 persen ke Rp 14.450
3. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) +337,13 persen ke Rp 725
4. PT First Media Tbk (KBLV) +335,34 persen ke Rp 2.525.
5. PT Dharma Samudera Fishing Tbk (DSFI) +313,73 persen ke Rp 214
6. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) +266,67 persen ke Rp 1.485
7. PT Sekawan Intiprama (SIAP) +259,84 persen ke Rp 470
8. PT Catur Sentosa Adiprana (CSAP) +225 persen ke Rp 580
9. PT Buana Finance Tbk (BBLD) +220,51 persen ke Rp 2.500
10. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) +207,33 persen ke Rp 3.570

Sumber: Bloomberg

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon