Awal Tahun, BNN Bekuk 9 Tersangka dan Sita 800 Kg Sabu

Selasa, 6 Januari 2015 | 11:20 WIB
GG
WP
Penulis: Gardi Gazarin | Editor: WBP
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar (Antara/Prasetyo Utomo)

Jakarta - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggerebek sembilan orang tersangka saat melaksanakan transaksi narkotika di kawasan Lotte Mart Taman Surya, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/1).

Kesembilan tersangka terdiri dari empat warga Hong Kong, seorang warga Malaysia, dan empat orang Indonesia berinisial. Kesembilan yang dibekuk berinisial SL, SN, TST, TSL, SEF, CHM, WCP, SJJ, dan ADK.

Kepala BNN, Anang mengatakan, dari penggerebekan tersebut, petugas BNN berhasil mengamankan sekitar 800 kilogram (kg) narkotika jenis sabu yang dikemas dalam karung di dalam bungkus kopi untuk mengelabui petugas.

Total ada 40 karung yang berhasil diamankan, masing-masing karung berisi 20 kemasan kopi dengan berat sekitar 1 kg. Selain itu, petugas BNN juga menyita dua unit mobil, satu unit motor, dan satu unit kapal yang digunakan untuk transaksi.

"Ini merupakan tangkapan pertama di awal tahun 2015 sekaligus tangkapan terbesar yang pernah diungkap BNN. Jaringan ini merupakan sindikat narkoba yang sedang diincar lebih dari tujuh negara, dan BNN sudah mengintai sindikat ini kurang lebih selama 3 tahun terakhir," ujar Anang Iskandar kepada SP, Selasa (6/1) pagi.

Dikemukakan, sabu seberat 800 kg tersebut berasal dari Guangzhou, Tiongkok dan akan diedarkan di Indonesia. Sabu tersebut diselundupkan melalui jalur laut.

Anang mengataka, penangkapan sembilan tersangka itu berawal dari barang yang dikirim melalui jalur laut. Transaksi barang terjadi di tengah laut, dengan dijemput kapal kecil. Selanjutnya barang dikirim ke wilayah Dadap, Tangerang pada 5 Januari pagi. Dari Dadap kemudian dimasukkan ke dalam mobil boks, lalu barang tersebut dibawa ke Lotte Mart Taman Surya untuk melakukan transaksi dengan cara pertukaran mobil. "Saat akan menyerahterimakan barang haram itu, petugas BNN langsung mengamankan para tersangka," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon