Kurang Efektif, Bus Tingkat DKI Tak Pakai Pemandu Wisata
Rabu, 7 Januari 2015 | 10:58 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai pemandu wisata di dalam bus tingkat pariwisata milik DKI tidak diperlukan lagi.
Jika dibiarkan terus ada, Basuki khawatir, mereka yang statusnya adalah pekerja kontrak dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI lama-kelamaan akan menuntut menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara di DKI, lanjut dia, sudah terlalu banyak PNS.
"Pemandu ini dikontrak individual. Kalau kamu dikontrak harus tahu diri, kontrak selesai ya selesai," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (7/1).
Keberadaan mereka juga dinilai tidak terlalu efektif untuk memandu para penumpang yang ada di bus wisata tersebut.
Pada awal beroperasinya bus tingkat gratis atau yang dikenal dengan nama city tour, seorang pemandu wisata ditempatkan di setiap bus.
Berdasarkan informasi dari koordinator pemandu wisata bus city tour Jakarta, para pemandu wisata bus tersebut diberhentikan dari pekerjaannya mulai Jumat (2/1).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




