PDI-P Bisa Jadi "Role Model" Partai Berideologi Nasionalisme

Kamis, 8 Januari 2015 | 20:03 WIB
AP
B
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: B1
Ilustrasi PDIP
Ilustrasi PDIP (Istimewa)

Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dinilai sebagai satu-satunya partai di Indonesia yang tetap kukuh dengan diskursus ideologi nasionalisme kewargaan atau keindonesiaan. Sedangkan, partai-partai lain mulai larut dengan diskursus antiideologi. Oleh karena itu, tetap penting bagi PDI-P untuk tetap kukuh dan merevitalisasi ideologi itu.

"Karena, hanya dengan ideologi maka partai politik memiliki makna dan tuntunan dalam beraktivitas sebagai kekuatan politik. Dengan basis empirik sebagai partai ideologis, PDI-P dapat menjadi "role model" bagi pengembangan partai di Indonesia sekarang," kata dosen politik FISIP Unair Haryadi ‎di Jakarta, Kamis (8/1). Pada 10 Januari nanti, PDI-P genap berusia 42 tahun.

Menurutnya, hal itu relevan, setidaknya untuk mengatasi kecenderungan pragmatisme partai politik di Indonesia. Ketika sekarang PDI-P menjadi partai yang memerintah, niscaya strategi perjuangan mereka berbeda dengan saat menjadi partai oposisi.

"Sebagai partai yang memerintah, tentu ini menjadi momentum bagi PDI-P untuk mengoperasionalkan ideologi nasionalisme kewargaan dan kindonesiaan menjadi ideologi yang bekerja. Tak cukup ideologi itu berhenti pada level retorik, tapi harus operasional dalam bentuk alternatif-alternatif kebijakan yang berorientasi pada publik," katanya.

Untuk itu, Haryadi setuju dengan langkah PDI-P yang segera mengubah mental dan pola pikir pengurus dan kader partainya untuk lebih desisif dan proaktif mewujudkan "Trisakti", yaitu menjadikan Indonesia lebih berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

Tiga problem dasar negara dan bangsa itu, katanya, yang sepatutnya diingatkan kembali dan menjadi fokus perjuangan PDI-P saat berulang tahun ke-42 pada 10 Januari 2015. "PDI-P harus memungkaskan konsolidasi partai dan transisi ke arah partai yang lebih modern dalam kurun waktu lima tahun ke depan," kata Haryadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon