Kesaksian Sandera Kouachi Bersaudara

Minggu, 11 Januari 2015 | 00:43 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Cherif Kouachi (kiri), dan saudaranya Said Kouachi (kanan), tersangka penyerangan di kantor Surat Kabar Charlie Hebdo, Paris, Prancis, Rabu (7/1).
Cherif Kouachi (kiri), dan saudaranya Said Kouachi (kanan), tersangka penyerangan di kantor Surat Kabar Charlie Hebdo, Paris, Prancis, Rabu (7/1). (AFP)

Prancis - Salah seorang sandera pelaku penembakan majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, membeberkan pengalamannya ketika menjadi tawanan para pelaku, Said dan Cherif Kouachi.

Michele Catalano, seorang pemilik bisnis percetakan, mengatakan bahwa dirinya disandera Kouachi bersaudara di kantornya. Para pelaku bersembunyi semalaman di kantornya, Jumat (9/1).

Michele mengaku dirinya tidak bisa melarikan diri ketika melihat Kouachi bersaudara mendatangi kantornya sambil membawa senjata Kalashnikov dan peluncur roket.

Michele menyuruh karyawannya bersembunyi di belakang. Lalu, Michele menawarkan diri merawat luka salah satu pelaku bahkan membuatkan mereka minuman.

"Ketika melihat mereka datang membawa senjata api, saya tahu saya harus melakukan apapun perintah mereka. Tetapi mereka bersikap sopan dan memanggil saya monsieur (tuan)." kata dia.

"Saya menyuruh pegawai saya bersembunyi di belakang. Lalu ketika para pelaku datang, ternyata mereka tidak agresif. Mereka mengatakan supaya kami jangan takut dan mereka hanya ingin berlindung," lanjutnya.

Michele mengatakan bahwa dirinya tetap tenang selama drama penyanderaan terjadi. Dia juga mengatakan tidak merasa kasihan dengan kematian para pelaku, namun dia merasa sedih menyadari bahwa Kouachi bersaudara pada dasarnya manusia yang tidak ingin menyakiti orang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon