Panorama Jajaki Akuisisi Hotel

Jumat, 16 Januari 2015 | 04:20 WIB
MF
WP
Penulis: Muhammad Rausyan Fikry | Editor: WBP
Perwakilan Direksi, Komisaris dan Underwriters PT Panorama Sentrawisata Tbk
Perwakilan Direksi, Komisaris dan Underwriters PT Panorama Sentrawisata Tbk (Istimewa)

Jakarta – Perusahaan penyedia jasa pariwisata, PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) berencana mengakuisisi hotel bintang tiga tahun ini. Perseroan menyiapkan dana sebesar US$ 15 juta atau sekitar Rp 188 miliar dari belanja modal (capital expenditure/capex) 2015 yang mencapai Rp 400 miliar.

Presiden Direktur Panorama Sentrawisata Budi Tirtawisata mengatakan, perseroan masih mencari hotel yang tepat untuk diakuisisi. Jika harga sesuai, aksi korporasi itu akan direalisasikan tahun ini.

"Tetapi kami tidak akan memaksakan apabila belum ada hotel yang sesuai," kata Budi kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (15/1).

Sementara itu, tahun ini, Panorama akan menggunakan capex yang sebesar Rp 400 miliar untuk mengembangkan lima lini bisnis. Lima lini tersebut adalah inbound (destination management), travel and leisure (outbound and domestic traveling), transportasi, serta media dan hospitality.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Panorama Sentrawisata Daniel Martinus mengatakan, perseroan menargetkan pertumbuhan usaha tahun ini sekitar 15-25 persen. Menurut dia, karakteristik pasar Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, yaitu munculnya generasi baru yang sering disebut sebagai 'Generasi Milenial' (usia 18-32 tahun). Generasi tersebut cenderung melakukan aktivitas berbasis internet.

"Membaca hal ini, perseroan menggali potensi pasar jauh ke depan, yaitu pasar e-commerce khususnya bagi pilar travel and leisure. Selain itu, dari pilar transportasi, kami juga akan mengembangkan usaha dengan penambahan unit armada taksi," jelas Daniel.

Dia melanjutkan, untuk pilar hospitality yang bergerak dalam bidang manajemen hotel, perseroan akan mengoperasikan hotel-hotel dengan dua brand internasional di Makassar (Park Inn by Radisson), Lampung (Park Inn by Radisson), dan Batam (Radisson). Perseroan menyasar upscale market untuk brand Radisson dan midscale market untuk brand Park Inn by Radisson.

Hingga kuartal III-2014, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,48 triliun atau naik 12,97 persen dibandingkan periode sama 2013 sebesar Rp 1,31 triliun. Peningkatan pendapatan mendorong pertumbuhan laba bersih sebesar 47,86 persen menjadi Rp 37,1 miliar dari Rp 25,09 miliar.

Daniel menambahkan, sekitar 70 persen dari pendapatan perseroan ditopang oleh pilar inbound dan travel & leisure. Menurut dia, permintaan perjalanan wisata domestik maupun mancanegara tahun ini berkontribusi positif terhadap perseroan. Panorama mampu mencetak peningkatan laba usaha sebesar 28 persen.

"Produk-produk yang mempunyai margin tinggi terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mencapai skala ekonomi yang optimum," imbuh dia. Perseroan optimistis bisa meraih pendapatan usaha bersih sebesar Rp 2 trilliun sampai akhir 2014.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon