Protes Edisi Terbaru "Charlie Hebdo", 4 Tewas di Nigeria
Sabtu, 17 Januari 2015 | 15:59 WIB
Zinder - Sedikitnya empat orang terbunuh dalam protes yang berujung dengan aksi anarki di kota kedua terbesar di Nigeria, Zinder pada Jumat (14/1). Protes tersebut menentang edisi terbaru Charlie Hebdo yang kembali menampilkan karikatur Nabi Muhammad. Sejumlah gereja dan pusat kebudayaan Prancis menjadi target utama sasaran kemarahan warga Zinder.
Korban tewas adalah tiga warga sipil dan seorang polisi. Menurut seorang saksi para pendemo membawa panah dan bom molotov. Mereka membakar gereja dan toko-toko yang dimiliki oleh warga Kristen.
Menurut Reuters, pendemo menggunakan bahasa setempat, yaitu Huasa dan menyerukan "Charlie adalah iblis, semoga mereka yang mendukung Charlie masuk neraka."
Sementara Kepala Pusat Kebudayaan Prancis Kaoumi Bawa menyatakan kantornya diserbu 50 orang yang masuk ke kafe, perpustakaan, dan kantor administrasi dan membakarnya.
Di Pakistan seorang fotografer terbunuh dalam aksi yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




