Menteri Desa Instruksikan Kades Siaga Bencana
Selasa, 20 Januari 2015 | 14:24 WIB
Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Marwan Jafar menginstruksikan kepada seluruh kepala desa (Kades) yang rawan bencana agar siaga. Instruksi itu dikeluarkan terkait musim hujan disertai angin kencang yang menerpa seluruh pelosok Tanah Air sehingga berpotensi menimbulkan ancaman bencana alam.
"Kepada seluruh desa yang rawan bencana agar sedini mungkin siaga bencana, menyiapkan action plan untuk menghadapi bencana dan dampaknya," kata Marwan, di Jakarta, Selasa (20/1).
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terdapat 315 daerah dengan penduduk 61 juta jiwa masuk kategori rawan banjir, dan 274 daerah dengan penduduk 124 juta jiwa termasuk rawan longsor.
Untuk mengantisipasi bencana, kata dia, diperlukan posko desa siaga bencana. Posko bertugas memberikan penyuluhan kepada warga desa agar siap menghadapi bencana. Selain itu, posko mempersiapkan seluruh perlengkapan dan peralatan yang diperlukan baik sebelum, saat terjadi, maupun pascabencana.
"Pembiayaan posko dan berbagai kegiatannya dapat dimusyawarahkan bersama warga desa untuk dibebankan pada dana desa, karena hal tersebut sifatnya sangat urgent bagi keselamatan desa dan warganya," ujar Marwan.
Lebih lanjut, Marwan mengingatkan, agar aparatur desa rawan bencana sejak dini mulai melakukan upaya perlindungan dan penyelamatan aset-aset desa dari dampak bencana, seperti dokumen, kendaraan bermotor, bangunan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




