Universitas Kristen Petra Pasang 30 Lampu Tenaga Surya
Kamis, 22 Januari 2015 | 08:21 WIB
Kupang - Universitas Kristen Petra memasang 30 lampu tenaga surya atau solarcell di Desa Silu, Kabupaten Kupang, yang merupakan desa tertinggal di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Koordinator Community Outreach Program (COP), Frans Limbong, di Kupang, Kamis (22/1), mengatakan pemasangan solarcell dilakukan karena kondisi desa tidak ada penerangan.
Masyarakat setempat, katanya, selama ini hanya menggunakan penerangan dari minyak tanah.
Ia menjelaskan, pemasangan solarcell dipusatkan di sejumlah fasilitas umum, seperti sekolah, gereja, serta ruang pertemuan dan ruang baca warga.
"Sudah ada 14 fasilitas umum yang kita pasang solarcell, sisanya menyusuldi beberapa titik fasilitas umum, sehingga warga bisa menikmati penerangan," katanya.
Ia mengatakan, daya tahan lampu solarcell, yang merupakan bantuan Korea Selatan itu, hingga 20 tahun.
Sekretaris Desa Silu, Yesaya Tob mengatakan, ada tiga di antara tujuh dusun di desa tersebut yang belum memiliki penerangan listrik.
Tiga dusun yang berpenghuni sekitar 1.000 warga itu adalah Dusun V, VI, dan VII.
"Kita sangat mengapresiasi bantuan dari UK Petra, berupa solarcell, karena dapat memberi penerangan kepada warga saat malam hari," katanya.
Pemasangan solarcell dilakukan oleh 30 mahasiswa UK Petra, yang sedang menjalani program pengabdian masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




