Harta Menhan Bertambah dari Warisan
Kamis, 22 Januari 2015 | 16:53 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (22/1).
Kepada wartawan, Ryamizard mengakui hartanya bertambah dibanding saat menyerahkan LHKPN terakhir kali pada 2001 lalu.
"Banyak (bertambahnya)," kata Ryamizard di Gedung KPK, Kamis (22/1).
Ryamizard mengakui penambahan harta itu terjadi karena adanya warisan dari orangtua.
"Kira-kira kan waktu itu orang tua saya belum meninggal. Kalau sekarang sudah meninggal kan ada warisan," ungkapnya.
Meski demikian, Ryamizard enggan membeberkan jumlah hartanya. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menegaskan, harta yang dimilikinya berasal dari jalur yang benar.
"Pokoknya yang saya sampaikan pasti halal," katanya.
Ryamizard terakhir kali menyerahkan LHKPN pada 2001 lalu. Saat itu, Ryamizard tercatat memiliki total harta sebesar Rp 3.551.451.438.
Harta kekayaan Ryamizard terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 626.784.000 yang berlokasi di Jakarta Pusat.
Ryamizard juga memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp 1.125 miliar yang terdiri dari mobil merk VW Caravelle, Toyota Land Cruiser, Land Rover, mobil Toyota, dan motor merk Harlev Davidson.
Sementara logam mulia yang dimiliki Ryamizard senilai Rp 27.330.000, dan warisan senilai Rp 30 juta.
Ryamizard juga melaporkan atas kepemilikan benda bergerak lainnya senilai Rp144 juta, dan kekayaan harta dari giro dan setara kas lainnya sejumlah Rp 1.598.337.438. Dalam laporan tersebut, Ryamizard disebut tidak memiliki utang maupun piutang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




